<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13169">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN MIKROORGANISME LOKAL ( MOL) KEONG UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG (Vignasinensis L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RONA FITRI HASIBUAN NO. BP 1101381007</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang panjang (Vigna Sinensis L) merupakan tanaman semusim yang tumbuh membelit, dan tergolong tanaman berumur pendek. Daun tanaman merupakan daun majemuk yang tersusun atas tiga helai dan berwarna hijau muda sampai hijau tua. Bunga berbentuk kupu-kupu, terletak pada ujung tangkai yang panjang. Kacang panjang sudah sangat dikenal masyarakat dan banyak digunakan sebagai lalap (sayuran segar) atau disayur. Hal ini disebabkan oleh rasanya yang enak dan banyak mengandung vitamin.rnKebutuhan masyarakat akan kacang panjang terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan pertumbuhan penduduk, tetapi petani belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut maka usaha untuk meningkatkan produksi kacang panjang perlu dilakukan. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kacang panjang adalah dengan menggunakan mikroorganisme lokal (MOL) keong. Tujuannya adalah untuk dapat meningkatkan hasil produksi tanaman kacang panjang dengan penerapan teknologi mikroorganisme lokal keong dan untuk dapat melakukan analisis kelayakan usaha budidaya tanaman kacang panjang dengan penerapan teknologi mikroorganisme lokal keong.rnProyek Usaha Mandiri ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Pertanian Universitas Andalas, yang berlangsung dari bulan September 2013 sampai bulan Desember 2013. Mol keong diberikan pada saat tanaman berumur 14 HST, 30 HST, 45 HST dengan cara disemprotkan ke tanaman pada saat stomata terbuka yaitu pada pukul 11.00 WIB.rnDari usaha ini didapatkan hasil produksi 338 kg, total penerimaan Rp. 877.647, keuntungan Rp.71. 850, R.C ratio Rp.1.08 (proyek layak di usahakan) dan profitabilitas 7.85 %,(</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>13169</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>