<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13737">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN LIMBAH PEPAYA ( Carica papaya L ) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILDA ILHANY BP. 1301382021</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELA RAMANDA BP.1201342036</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Di masa sekarang banyak kita lihat penumpukan berbagai limbah di pasaran maupun tempat lainnya. Diantaranya adalah limbah buah- buahan seperti limbah pepaya, selama ini limbah pepaya ini hanya dibuang dan ditumpuk begitu saja yang dapat menimbulkan bau dan sumber penyakit. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut maka kita dapat memanfaatkan limbah pepaya tersebut seperti pakan ternak, pupuk dan juga pembuatan bioetanol. Didalam limbah 100 gr pepaya mengandung kadar gula yang cukup tinggi yaitu 5.90 gr gula dan 12.2 gr karbohidrat. Tujuan dari pelaksanaan PUM ini adalah memanfaatkan limbah pepaya yang sudah kadaluarsa menjadi bahan baku pembuatan bioetanol, mengetahui cara pembuatan bioetanol, mengetahui berapa bioetanol yang dihasilkan. PUM dilaksanakan dari Bulan September sampai November 2014 di Laboratorium TAP Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Perlakuan yang dilakukan sebanyak 3 perlakuan yaitu perlakuan A ( ragi roti dan pupuk NPK), perlakuan B (ragi roti dan pupuk UREA) dan perlakuan C ( ragi roti, pupuk NPK dan pupuk UREA). Masing- masing perlakuan dilakukan sebanyak 4 kali ulangan. Hasil bioetanol yang didapatkan adalah perlakuan A = 6.4 %, perlakuan B = 5.56 % dan perlakuan C = 9.17 %. Hasil tertinggi terdapat pada perlakuan C yaitu 9.17%. Dilakukan lagi destilasi ulang dengan volume bioetanol 250 ml dan volume bioetanol yang dihasilkan yaitu 100 ml dengan rata-rata persentase 40 %. Limbah pepaya tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol dan telah mengetahui berapa jumlah bioetanol yang dihasilkan oleh limbah pepaya tersebut.</note>
<subject authority=""><topic>Bisnis dengan PHP MySQL</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>13737</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>