<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="13937">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN PUPUK HIJAU TITONIA (Tithonia diversifolia) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI JAGUNG ( Zea mays L. )</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SITI KHODIJAH LUBIS NBP. 1001325021</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Adisarwanto (2009) menyebutkan, dalam upaya peningkatan produksi jagung menghadapi beberapa kendala, yaitu penerapan teknologi produksi yang belum dilakukan sesuai anjuran seperti penggunaan varietas unggul, pemeliharaan, dan pemupukan. Pada saat ini, dengan kelangkaaan pupuk Urea dan harga pupuk yang melambung tinggi, salah satu alternatif adalah menggunakan pupuk hijau. Gusnidar dan Prasetyo, (2008) menyatakan bahwa pemanfaatan Titonia di lahan kering dapat mengurangi penggunaan pupuk buatan untuk tanaman jagung 25 – 50% terutama penyedia unsur N (Nitrogen) dan K (Kalium) yang sangat banyak dibutuhkan oleh tanaman jagung.rnPelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah mulai dari (1) pengolahan tanah. Pengolahan tanah dilakukan sebanyak dua kali dimana pengolahan pertama dilakukan untuk membuka lahan dimana lahan dibersihkan dari rumput kemudian pengolahan tanah ke dua dilakukan untuk pembuatan alur. (2) Penanaman, penanaman dilakukan dengan cara pembuatan lubang tanam sedalam 3 – 5 cm dengan jarak 75 x 25 cm. Kemudian benih jagung dimasukkan ke lubang tanam. (3) Pemeliharaan, pemeliharaan yang dilakukan terdiri dari penyulaman, penyiangan dan pembumbunan, pemupukan (pupuk buatan), dan pengendalian hama dan penyakit. Penyulaman dilakukan untuk mengganti benih yang abnormal dan mati. (4) Panen dan Pascapanen, Pemanenan dilakukan dengan cara memetik jagung dari batang lalu kelobot jagung dibuang dan tongkol jagung di kupas di batangnya baru dipetik kemudian dimasukkan ke dalam karung goni. Lalu dijemur dibawah terik matahari.(4) Pemasaran,dipasarkan kepada pengusaha peternak ayam yang membutuhkan jagung sebagai pakan ternak.rnBerdasarkan pelaksanaan Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini diperoleh produksi Jagung pipil sebanyak 191 Kg dengan harga jual Rp.3.400/Kg , dari hasil produksi diperoleh penerimaan totol (TR) sebesar Rp. 649.400, dan biaya total (TC) adalah sebesar Rp. 421.637, pada Proyek Usaha mandiri ini diperoleh keuntungan sebesar Rp. 227.763. Berdasarkan hasil tersebut R.C Ratio yang di dapat adalah 1,54 dan layak untuk diusahakan, dengan profitabilitas 54,01 %.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>13937</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>