<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14187">
<titleInfo>
<title>TEKNIK PERBANYAKAN SAMBUNG PUCUK TIGA VARIETAS JERUK DENGAN SATU BATANG BAWAH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FENI DESTRIA 0901383010</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Tanaman jeruk (Citrus sp) berasal dari Asia Tenggara, India, Cina, Australia dan Kaledonia Baru, tetapi perkebunan jeruk terluas berada di daerah subtropis yaitu: USA, Italia, Spanyol, Israel, Mesir, sedangkan negara-negara tropis tercatat antara lain Indonesia, Venezuela, Ekuator, dan Peru. rnProspek agribisnis jeruk di Indonesia cukup bagus ini di tandai dengan potensi lahan yang tersedia masih luas. Dengan demikian meningkatkan jumlah produksi tanaman jeruk di Indonesia perlu penerapan teknologi budidaya yang baik  khususnya di tingkat petani. Alternatif perbanyakan tanaman jeruk ini dapat dilakukan secara vegetatif  dan generatif. Salah satu perbanyakan vegetatif yaitu secara sambung pucuk, di mana sambung pucuk merupakan penyatuan pucuk (sebagai calon batang atas) dengan batang bawah sehingga terbentuk tanaman baru yang mampu saling meyesuaikan diri secara kompleks. rnTeknik sambung pucuk dapat menghasilkan beberapa varietas tanaman dalam satu batang bawah atau lebih di kenal dengan metode tree in one, selain itu metode ini juga memiliki nilai estetika yang tinggi dan dapat menghasilkan bibit jeruk yang lebih bagus,baik dari jumlah produksi maupun ketahanan terhadap hama penyakit. Tujuan dari penulisan laporan tugas akhir adalah untuk mengetahui dan mempelajari metode penyambungan tree in one, mampu melaksasanakan penyambungan tree in one, serta dapat memperluas keterampilan  dan pengalaman dan teknik penyambungan.rn		Waktu pelaksanaan praktek (magang) di mulai pada bulan Maret 2012 sampai dengan bulan Juni 2012. Tempat pelaksanaan di Kebun Percobaan  Balai Benih Induk Tanaman Pangan dan Hortikulturta Lubuk Minturun Padang-Sumatera Barat. Pengamatan yang dilakukan adalah persentase hidup.rnDari hasil pengamatan yang  telah di lakukan pada tanaman jeruk yaitu dengan melihat pertumbuhan tanaman telah berumur 11 minggu dengan cara melihat batang bawah dan batang atas menyatu pada setiap sambungan yang telah di lakukan.rn Kesimpulan yang dapat di ambil dari perbanyakan tanaman jeruk dengan metode tree in one adalah persentase pertumbuhan dengan menggunakan batang atas jeruk manis adalah100%, jeruk kasturi 100%, dan jeruk sundai 66,66%. Dan di sarankan dalam perbanyakan tanaman jeruk dengan metode tree in one sebaiknya menggunakan batang atas jeruk manis, dan kasturi.rnrn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9578" url="" path="/TA REVISI FENY.docx" mimetype="application/msword">laporan pum</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>14187</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-31 14:42:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>