<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14205">
<titleInfo>
<title>ANALISIS PEMASARAN JAGUNG (Zea mays L.) PIPILAN SEBAGAI UNIT USAHA PERTANIAN DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Vernandes NBP. 0811113005</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Raditya dika</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung merupakan tanaman pangan nomor dua yang memegang perananrnpenting setelah tanaman padi. Biji jagung sebagai hasil utama dapat dipanen mudarnmaupun panen tua. Hasil panen muda dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan,rnsedangkan hasil panen tua sebagai bahan baku pakan ternak terutama unggasrn(ayam ras petelur dan pedaging). Populasi unggas di Kabupaten Lima Puluh Kotarnyang terus meningkat menjadikan permintaan terhadap jagung pipilan yang ikutrnmeningkat, sedangkan hasil produksi yang ada tidak mampu untukrnmengimbanginya. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis jenisrnjalur pemasaran jagung pipilan, efisiensi jalur pemasaran dan perbandingan jalurrnpemasaran yang ditempuh pada bisnis yang dilakukan dengan jalur pemasaranrnyang sudah ada di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penentuan lokasi petani,rndistributor dan konsumen pada masing-masing kecamatan sampel menggunakanrnmetode purposive sampling (secara sengaja). Data yang dikumpulkan dianalisisrnsecara deskriptif dan menganalisis biaya pemasaran masing-masing jalurrnpemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur pemasaran jagung pipilanrnpada beberapa Kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang paling efisienrnadalah dari produsen menuju konsumen akhir jika ditinjau dari segi biayarnpemasaran yang dikeluarkan petani. Jalur pemasaran pada bisnis yang dilakukanrnsama dengan jalur pemasaran yang ditempuh pada kecamatan sampel. Pemasaranrnjagung pipilan dengan volume produksi ≤ 1 ton lebih menguntungkan melaluirnkonsumen akhir. Rekomendasi yang diberikan kepada petani supaya menguasairnjalur pemasaran dari hulu sampai ke hilir.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>14205</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>