<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14394">
<titleInfo>
<title>PERBANDINGAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI  KEDELAI(Glycine max (L) Merrill), DI LAHAN  SAWAH DAN KERING DI KABUPATEN DELI SERDANG  SUMATERA UTARA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUHAMMAD ARIFIANSYAH NBP. 1201321018</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ajid Thohir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>rnrnKedelai merupakan tanaman asli Daratan Cina yang telah dibudidayakan rnsejak tahun 2500 SM. Kedelai mulai dikenal di Indonesia sejak abad ke-16. Padarnawalnya penyebaran  kedelai berada di daerah Pulau Jawa, kemudian berkembangrnke Bali, Nusa Tenggara, dan pulau-pulau lainnya. Kedelai banyak digemari olehrnmasyarakat karena memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Permintaan kedelai terusrnmeningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan keanekaragamanrnhasil olahan.  rnSalah satu penyebab utama turunya produksi kedelai adalah kurangrnluasnya tanah dan kurang produktipnya lahan untuk budidaya kedelai. Salah saturncara untuk meningkatkan produksi  kedelai dengan menambah luas areal tanam.rnSecara umum, sistem pertanian di Indonesia khususnya yang menyangkutrnbudidaya pertanian tanaman pangan dapat dikelompokkan ke dalam dua bagianrnyaitu pertanian lahan sawah dan pertanian lahan kering. Perluasa areal lahan dapatrnmeningkatkan produksi kedelai sampai mencapai 1,4 juta ton/ tahunnya.  rnLaporan tugas akhir ini ditulis berdasarkan kegiatan pengalaman kerjarnpraktek mahasiswa (PKPM) Tahun ajaran 2014 - 2015 selama tiga bulan terhitungrnmulai tanggal 23 Maret sampai 13 Juni 2015. (TA) dilaksanakan di DesarnSumberejo Dusun Srimulia A, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten DelirnSerdang, Sumatera Utara. Lahan yang digunakan seluas 200mrnUntuk Lahanrnsawah dan 200 mrn2rn  untuk lahan kering.  untuk mengetahuin perbandingan lahanrnsawah dan lahan kering  terhadap pertumbuhan  vegetatif dan generatif  dilakukanrnuji stastistik dengan  uji  t  pada tarap 5 %. rn2 rnBerdasarkan hasil pengamatan vegetatif tanaman  kedelai terlihat bahwarnpertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, trifoliat, dan jumlah cabangrnmenunjukkan hasil yang lebih baik di lahan sawah dibandingkan lahan kering  dan rnberbeda  nyata menurut uji t Student hasil yang didapatkan menurut penghitunganrndari nilai komponen hasil di lahan sawah mencapai 1,7 ton/ha dan sedangkanrnlahan kering 1,3 ton/ha. rnrnrn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>14394</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>