<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24053">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN KOMPOS AMPAS TEBU ( BAGASE ) UNTUK MENGOPTIMALKAN PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIKA FITRIANA 1101383017</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan salah satu tanamanrnkacang-kacangan yang telah lama dibudidyakan oleh petani,baik secararnmonokultur maupun sebagai tanaman sela. Pada saat ini perhatian masyarakatrnterhadap tanaman kacang panjang semakin meningkat. Hal ini dapat terlihat darirnmeningkatnya produksi kacang-kacangan, termasuk kacang panjang. Kebutuhanrnakan protein nabati diperkirakan sebesar 30 g/kapita/hari atau sekitar 1,9 juta tonrnper tahun. Sampai saat ini kebutuhan tersebut masih belum terpenuhi. Atas dasarrntersebut maka komoditas kacang panjang masih mempunyai peluang pasar yangrncukup baik, tidak hanya di pasar lokal namun juga untuk ekspor. Untukrnmemperbaiki produksi tanaman kacang panjang baik kualitas maupunrnkuantitasnya dapat dilakukan dengan cara memenuhi kebutuhan nutrisinya denganrnpemberian pupuk pengomposan ampas tebu.rnPelaksanaan Proyek Usaha Mandiri ini dilakukan dengan tujuan mampurnmenerapkan sistem pertanian yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutanrndengan memanfaatkan teknologi kompos ampas tebu untuk mngoptimalkanrnproduksi tanaman kacang panjang, dan mampu melakukan analisa dan evaluasirnterhadap proyek usaha mandiri pada sistim pertanian semiorganik dengan analisarnteknis, analisa R/C ratio, laba rugi, dan Profitabilitas.rnProyek usaha mandiri ( PUM ) dilaksanakan mulai bulan September 2014 sampairnbulan Desember 2014, bertempat di kebun Percobaan Politeknik Pertanian NegerirnPayakumbuh, di Jorong Purwajaya, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota,rnSumatera Barat.rnPelaksanaan Proyek Usaha Mandiri ini dengan menggunakan teknologi komposrnampas tebu memproleeh keuntungan Rp 118.491,58. Dengan R/C Ratio yang diperolehrnsebesar 1,22 dan profitabilitas 22 %</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>24053</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:32</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>