<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24089">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN KOMPOS AZOLLA PLUS UNTUK MENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WIWI GUSMITA No. BP. 1201301026</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung merupakan salah satu bahan makanan pokok yang sangat potensialrnyang telah lama dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat.  Selain sebagai bahanrnmakana manusia, jagung juga digunakan sebagai bahan baku industri dan pakanrnternak, terutama unggas. Sampai saat ini, Indonesia masih belum dapat memenuhirnkebutuhan jagung nasional, sehingga pemerintah harus mengimpor jagung darirnbeberapa negara produsen, bahkan data impor jagung menunjukkan kecendrunganrnyang meningkat.  Untuk menanggulangi masalah tersebut, salah satu upaya yangrndilakukan adalah dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati setempat,  tumbuhanrnAzolla sebagai pupuk dengan tujuan Mengetahui pengaruh penggunaan kompos azollarnterhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung, Menghitung analisis usaha tanirnjagung dengan menggukan kompos azolla terhadap pertumbuhan dan produksirntanaman jagung.rnProyek usaha mandiri dilaksanakan dikebun percobaan Politeknik PertanianrnNegeri Payakumbuh Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota,rnSumatera Barat, dari bulan September 2014 sampai Januari 2015.  Metode yangrndigunakan adalah membandingkan antara lahan yang menggunakan teknologi denganrnlahan yang tanpa menggunakan teknologi.  Dengan luas lahan 250 mrn untukrnmenggunakan teknologi dan 50 mrn tanpa menggunakan teknologi.  Setiap perlakuanrndi amati sebanyak 20 sampel yang diambil secara acak.  Untuk mengetahui perbedaanrnparameter pengamatan masing-masing perlakuan dilakukan uji T pada taraf 5 % dan 1rn% .rn2rnBiaya tenaga kerja antara lahan teknologi yang menggunakan kompos azolllarnmemiliki perbedaaan yaitu pada lahan teknologi biayanya adalah sebesar Rp. 202.800rnsedangkan tanpa teknologi sebesar Rp. 186.000.rn  Sedangkan padarnrekapitulasi biaya,rnterlihat jelas perbedaan total biaya yang menggunakan teknologi kompos azolla tanparnmenggukan teknologi.  Untuk total biaya operasional yanga teknologi adalah Rp.rn300.800, sedangkan untuk tanpa teknologi adalah sebesar Rp 271.500 dan untuk biayarnnon operasional yang menggunakan teknologi adalah sebesar Rp. 67.382 sedangkanrnyang tanpa teknologi biaya non operasionalnya adalah sebesar Rp. 66.017. Darirnpelaksaan Proyek Usaha Mandiri rn2</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8034" url="" path="/laporan pum wiwi.....docx" mimetype="application/msword">ISI LAPORAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>24089</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-17 09:25:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>