<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24116">
<titleInfo>
<title>PENGGUNAAN PUPUK HIJAU Crotalaria juncea L. UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI JAGUNG MANIS  ( Zea mays saccharata Sturt.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FITRI HARDIYANTI NBP. 1201321017</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) telah dikenal sejak lama oleh rnbangsa Indian, dan Amerika.  Di Indonesia jagung mulai dikembangkan pada awalrntahun 1980. Permintaan jagung manis di Kabupaten Limapuluh Kota terusrnmengalami peningkatan dari setiap tahun. Hasil tanaman jagung manis tiap hektarnyarnmasih rendah sedangkan permintaan pasar terus meningkat, sehingga berbudidayarnjagung manis merupakan hal yang tepat dan mempunyai peluang pasar yang sangatrnbagus.rn  C. juncea L. salah satu jenis tumbuhan leguminoceae yang dapat digunakanrnsebagai pupuk hijaukarena tanaman ini mudah tumbuh dan mengandung unsur hararnyang tinggi. Penggunaan C. juncea L. tersebut juga dilakukan sebagai bentukrnmemaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang ada.C.rnJunceaL.merupakan tanaman yang mudah didapat sehingga penggunaan pupukrnanorganik dapat dikurangi. Selain itu, unsur hara dalam tanah tidak mudah hilang danrntanah tetap terjaga kesuburannya.rn  Setelah pengolahan tanah dilakukan, lahan diberi pupuk hijau C. juncea L.rnyang telah dicincang sepanjang 2-3 cm pengaplikasian pupuk hijau C. juncea L.rnadalah dengan mencangkul tanah kira-kira sedalam 10 cm lalu pupuk hijau C. juncearnL. yang telah dicincang sebelumnya ditabur pada barisan tanaman dan ditimbunrndengan tanah. Setelah satu minggu benih dapat ditanam di lahan. Denganrnmembedakan lahan teknologi dan lahan kontrol.rn  Dilihat perbandingan hasil produksi tanaman jagung manis denganrnmenggunakan teknologi lebih tinggi dibandingkan dengan tanpa pemberianrnteknologi, dengan pemberian teknologi hasil produksinya yaitu mencapai  341kg/200rnmrn2 rn, sedangkan hasil produksi tanpa pemberian teknologi yaitu mencapai 240 kg/ 200rnmrn2. rnPerbandingan R/C ratio dari tanaman jagung dengan teknologi adalah 1,3rnsedangkan tanaman jagung manis kontrol R/C rationya sebesar 1,1 . Hal inirndisebabkan karena produksi yang diperoleh pada teknologi pupuk hijau C. juncea L.rnlebih besar dibandingkan dengan tanaman jagung manis kontrol sehingga R/Crnrationya lebih besar.   rn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8012" url="" path="/fitri pdf.pdf" mimetype="application/pdf">ISI LAPORAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>24116</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-16 15:38:36</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>