<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24241">
<titleInfo>
<title>ANALISIS BENIH PADI BERSERTIFIKAT  PADA PT. SANG HYANG SERI  LUBUK ALUNG (SUMATERA BARAT)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TIARA LUSIANI 1001321017</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>201</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>PT. Sang Hyang Seri (Persero) yang didirikan oleh pemerintah mempunyai peranan penting dalam pengadaan dan penyaluran benih unggul bermutu tinggi ke petani, Adapun benih yang dihasilkan di PT.  SHS Lubuk Alung adalah benih sebar, sedangkan benih pokok didapatkan di PT.  SHS Sukamandi, dan ada juga yang dihasilkan sendiri.  Untuk menghasilkan benih sebar  PT.  SHS Cabang Sumbar sangat di memperhatikan standar mutu gabah yang diterima dari petani penangkar yang akan dijadikan benih unggul bersertifikat. rnrnBenih unggul bersertifikat adalah benih murni, bernas, sehat dan kering, bebas dari penularan penyakit cendawan, bebas dari campuran biji-biji rerumputan (Siregar, 1981).  Benih bermutu harus memenuhi kriteria, yaitu tepat varietas, tepat mutu, tepat jumlah, tepat waktu, tepat tempat, tepat harga, dan tepat pelayanan.rnrnHal yang membedakan benih bersertifikat dengan benih biasa adalah benih bersertifikat merupakan benih yang dihasilkan dengan cara dan tujuan khusus untuk disemaikan menjadi pertanaman dan kemudian disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB). Sedangkan benih biasa merupakan benih yang disisihkan dari panen pertanaman komoditas yang bersangkutan dan tidak disertifikasi oleh BPSB. rnrnKeberhasilan dalam usaha pertanian sangat ditentukan oleh benih yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.  Dari hasil pengujian berat 1000 butir padi menunjukkan bahwa benih bersertifikat lebih berat daripada benih non sertifikat.  Selain itu kualitas dan tingkat kebersihan lebih bagus menggunakan benih bersertifikat, begitu pula bila dilihat dari aspek  daya tumbuhnya, benih bersertifikat 85 % sedangkan benih non sertifikat daya tumbuhnya 78 %.  Tingkat kemurniannya juga jauh berbeda, benih bersertifikat 97,36 % sedangkan benih non sertifikat 77,9 %.  Untuk menanggulangi penurunan produksi padi sangat perlu penggunaan benih varietas unggul, agar dapat meningkatkan hasil panen per satuan luas serta pendapatan petani.rn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9878" url="" path="/tugas akhir q.doc" mimetype="application/msword">laporan pum</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>24241</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-04 09:44:55</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>