<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24469">
<titleInfo>
<title>PENGGUNAAN Pseudomonas fluorescens SEBAGAI PUPUK DAN AGENS HAYATI SERTA KAPUR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea. L)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NENENG PURWATI BP. 08 011 21 003</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2011</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah (Arachis hypogeae.L) adalah salah satu tanaman pangan yang sangat banyak digemari masyarakat, sebagai sumber protein nabati, selain itu kacang tanah juga mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh seperti kalsium, phosphor, karbohidrat, air, vitamin, minyak, asam amino, dan ferum (AAK, 1991).rnKebutuhan dan permintaan akan kacang tanah terus meningkat dari waktu kewaktu hal ini seiring dengan pertambahan penduduk dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Dalam upaya meningkatkan produksi kacang tanah khususnya di daerah Kabupaten Lima Puluh Kota ini, upaya secara intensif telah dilakukan diantaranya dengan pengunaan teknologi yang tepat seperti penggunaan agens hayati bakteri P. fluorescens dan kapur pertanian yang dapat berfungsi sebagai pupuk hayati dan agens hayati untuk mengendalikan penyakit tanaman.rnProyek usaha mandiri ini dilaksanakan pada kebun percobaan Politeknik Pertanian Universitas Andalas dengan luasan lahan 300 m2. Pada areal ini ditemukan adanya gulma yang meliputi gulma berdaun lebar, Amaranthus spinosus (bayam berduri), teki-tekian dan golongan rumput-rumputan. Hama yang ada yaitu Spodoptora litura, Lamprosema indicata, dan tikus. Selain itu penyakit yang ditemukan yaitu bercak daun (leafspot disease) dan mozaik.rnDengan adanya penggunaan teknologi yang tepat dan waktu pemberian kapur yang tepat maka pengisian polong pada kacang tanah sangat bagus. Penerapan teknologi Pseudomonas fluorescens dan kapur pada tanaman kacang tanah produksi yang dicapai dalam Proyek Usaha Mandiri ini sudah maksimal yaitu 121 kg atau dapat meningkat produksi tanaman 3-3 ton/ha sampai 4,03 ton/ha polong basah.rnKeuntungan yang diperoleh sudah maksimal yaitu Rp.449.849,66,- dengan RC ratio (2,13). Penerapan teknologi ini memberikan profitabilitas 113,27% dengan RC ratio</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9398" url="" path="/LAPORAN PUM NENENG PURWATI.docx" mimetype="application/msword">laporan pum</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>24469</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:17:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-31 09:28:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>