<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33374">
<titleInfo>
<title>PENGENDALIAN HAMA KUMBANG TANDUK DI AFDELING
VIII PTPN III KEBUN SEI SILAU KABUPATEN ASAHAN
PROVINSI SUMATERA UTARA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Giovani Aria Rifa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>PTPN III Kebun Sei Silau merupakan perusahan yang bergerak pada bidang
produksi kelapa sawit dan karet yang berada di Kabupaten Asahan provinsi Sumatera
Utara. Afdeling VIII merupakan salah satu bagian dari Kebun Sei Silau dengan luas
lahan 297,75 Ha yang terdiri dari 7,20 Ha tanaman menghasilkan (TM) dan 290,55
Ha tanaman belum menghasilkan (TBM). Salah satu kendala dalam budidaya kelapa
sawit belum menghasilkan yaitu dampak serangan hama dan penyakit yang dapat
menurunkan produksi dan merugikan perusahaan, oleh karena itu pengendalian hama
dan penyakit sangat dibutuhkan dalam pengembangan produksi tanaman kelapa
sawit. Salah satu hama yang sangat merugikan pada tanaman kelapa sawit belum
menghasilkan yaitu hama kumbang tanduk Tujuan dari penelitian ini adalah (1)
Mengindentifikasi tingkat serangan hama kumbang tanduk pada tanaman kelapa
sawit pada Afdeling VIII di PTPN III Kebun Sei Silau, (2) Menganalisa teknik
pengendalian hama kumbang tanduk berdasarkan intensitas serangan yang dilakukan
Afdeling VIII di PTPN VIII Kebun Sei Silau.
Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan di PT Perkebunan Nusantara III
Kebun Sei Silau Kabupaten Asahan Sumatera Utara pada tanggal 20 Februari 2018
sampai 19 April 2018. Penelitian ini dilakukan pada salah satu Afdeling di PTPN III
yaitu Afdeling VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif
kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk penyusunan tugas akhir
ini adalah observasi, dokumentasi, dan studi literatur.
Serangan hama yang menyerang perkebunan kelapa sawit pada PTPN III
Kebun Sei Silau Afdeling VIII termasuk dalam kategori serangan hama berat, karena
persentasi serangan hama ≥ 5%. Berdasarkan Pengalaman Kerja Praktek Mahasiswa
yang telah dilaksanakan bahwa tingkat serangan hama kumbang tanduk pada TBM
Afdeling VIII dikategorikan berat karena kriteria yang didapatkan yaitu sebesar
5,71%. Pengendalian kumbang tanduk telah dilakukan dengan 3 cara pengendalian,
yaitu pengendalian manual dengan cara pengutipan, pengendalian kimiawi yang
menggunakan Insektisida dengan bahan aktif Karbonsulfat dan Insektisida dengan
bahan aktif Sipermetrin serta pengendalian mekanis dengan menggunakan light trap.
Afdeling VIII melakukan 4 kegiatan pengendalian dalam 1 bulan, kegiatan
tersebut yaitu penggendalian secara manual, penaburan insektisida berbahan aktif
karbonsulfat, penyemprotan insektisida berbahan aktif sipermetrin dan light trap.
Berdasarkan yang telah dilakukan di lapangan pada PTPN III Sei Silau Afdeling VIII,
pengendalian pertama dengan melakukan secara manual dengan langsung mengutip
larva yang ada pada tempat berkembang biaknya. Pengendalian kedua dengan
menggunakan insektisida dengan bahan aktif
Karbosulfat dengan dosis 5
gram/pokok. Kegiatan ketiga yaitu penyemprotan insektisida dengan bahan aktifnya
Sipermetrin dengan dosis 75 cc/ha. Kegiatan keempat yaitu light Trap, pengendalianini termasuk kedalam pengendalian secara mekanis karena menggunakan alat seperti
genset, lampu, jaring, bambu dll. Kegiatan ini dilakukan pada malam hari. Rentan
waktu ke 4 kegiatan pengendalian ini yaitu 1 minggu/kegiatan.
Berdasarkan beberapa teknik pengendalian hama kumbang tanduk yang terdiri
dari pengendalian manual, kimiawi dan mekanis yang dilakukan di afdeling VIII
ketiga pengendalian ini sama sama efektif , karena dapat dilihat dari kondisi atau
sasaran pengendalian tersebut. Pengendalian dengan manual sasarannya untuk
memutus rantai pertumbuhan kumbang tanduk agar tidak menjadi kumbang dewasa
yaitu pada stadia larva. Pengendalian secara kimiawi sasarannya yaitu kumbang
tanduk yang menyerang atau yang lagi menggerek pada tanaman kelapa sawit
tersebut, dan pada pengendalian secara mekanis yaitu sasarannya pada hama
kumbang tanduk yang belum menyerang tanaman kelapa sawit atau kumbang tanduk
yang masih berada disekitar tanaman kelapa sawit.</note>
<subject authority=""><topic>Manajemen Produksi Pertanian</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5008" url="" path="/1. COVER1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">Cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5011" url="" path="/2. LEMBAR PERNYATAAN1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">LEMBAR PERNYATAAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5013" url="" path="/3. PENGESAHAN1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5015" url="" path="/4. ABSTRACT1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">Abstrak</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5017" url="" path="/5. BAB I1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5018" url="" path="/6. BAB II1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5020" url="" path="/7. BAB III1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5022" url="" path="/8. BAB IV1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5024" url="" path="/9. BAB V1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5025" url="" path="/10. BAB VI1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">BAB VI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5028" url="" path="/11. DAFTAR PUSTAKA1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5031" url="" path="/12. LAMPIRAN1411312029.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33374</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-09 10:22:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-09 10:22:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>