<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33439">
<titleInfo>
<title>ANALISIS PENGARUH PELAPISAN BENIH DENGAN BAHAN DESIKAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS BENIH KAKAO (Theobroma cacao L.) DI PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO INDONESIA, JEMBER</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Suleho BatuBara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kakao merupakan salah satu komoditas andalan nasional yang berperan
penting dalam perekonomian Indonesia. Kakao dapat meningkatkan pendapatan
petani dan sebagai penyumbang devisa negara, karena kakao merupakan produk
yang bernilai komersial tinggi dan telah diperdagangkan sejak beberapa abad yang
lalu. Permasalahan yang dihadapi Laboratorium Pemuliaan Tanaman Kakao Pusat
Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia saat ini adalah bagaimana cara untuk
mempertahankan kualitas benih kakao sebagai benih rekalsitran, karena sebagai
pemulia tanaman pihak Puslitkoka memiliki tugas untuk menciptakan benih
dengan kualitas baik. Berdasarkan penjelasan tersebut perlu diketahui apa yang
harus dilakukan untuk mencegah kerusakan atau penurunan kualitas benih kakao
yang bertujuan untuk melindungi benih dari pengaruh kondisi lingkungan
sehingga mampu mempertahankan kualitas benih kakao tersebut. Bahan desikan
di atas belum tentu bisa mempertahankan kualitas benih jika dilakukan
penyimpanan benih. Lama penyimpanan benih diperlukan karena tidak semua
benih langsung ditanam dan dapat tersedia di areal pertanaman, kebanyakan benih
hanya tersedia di perkebunan-perkebunan besar, oleh sebab itu butuh waktu
penyimpanan untuk waktu pengiriman ke daerah lain. Selama penyimpanan
kualitas benih harus tetap terjaga. Upaya yang dapat dilakukan untuk
mempertahankan benih kakao dari kerusakan atau penurunan kualitas selama
penyimpanan dan pengiriman dapat dilakukan dengan pelapisan benih
menggunakan bahan desikan (pektin dan PEG 6000). Tujuan dari penelitian ini
adalah sebagai berikut: 1) menganalisis pengaruh pelapisan benih menggunakan
zat desikan (pektin dan Polyethylene Glycol /PEG 6000) terhadap kualitas benih
kakao, 2) menganalisis pengaruh lama penyimpanan terhadap kualitas benih
kakao, dan 3) menganalisis pengaruh kedua faktor tersebut terhadap kualitas benih
kakao. Penelitian dilakukan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia,
Jember. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak
lengkap (RAL) pola faktorial 5x2 dengan faktor pertama adalah adalah bahan
desikan yang terdiri dari P0 (tanpa perlakuan), P1 (pektin 1%), P2 (PEG 6000
1%), P3 (PEG 6000 5%), dan P4 (PEG 6000 10%) dan faktor dua yaitu lama
penyimpanan terdiri atas L1 (1 minggu) dan L2 (2 minggu) dan dianalisis
menggunakan analisis sidik ragam dengan program SAS 9.1.3. Apabila perlakuan
menunjukan berpengaruh signifikan atau berpengaruh nyata, maka hasil data akan
diuji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf
galat 5%.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pelapisan benih dengan bahan desikan
(pektin dan PEG 6000) nyata pada tarap 1% dalam mempertahankan kadar air
benih setelah simpan, daya kecambah benih kakao, dan indeks vigor benih kakao,
nyata pada taraf 5% dalam menekan benih berjamur selama penyimpanan, dantidak nyata dalam mempertahankan bobot benih setelah simpan dan menekan
benih berkecambah selama penyimpanan. Perlakuan terbaik adalah P4 dengan
PEG 6000 10%. Lama penyimpanan nyata pada taraf 1% dalam mempertahankan
kadar air benih setelah simpan dan daya kecambah benih kakao, nyata pada taraf
5% dalam mempertahankan indeks vigor benih, dan tidak nyata dalam
mempertahankan bobot benih selama penyimpan, menekan benih berjamur selama
penyimpanan, dan benih berkecambah selama penyimpanan. Lama penyimpanan
terbaik adalah L2 dengan lama simpan 2 minggu. Pengaruh pemberian kedua
faktor perlakuan yaitu faktor pertama bahan desikan (pektin 1%, PEG 6000 1%,
5%, dan 10%) dan faktor kedua lama penyimpanan (1 dan 2 minggu). Hasil
analisis menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut berpegaruh nyata pada taraf
1% terhadap kadar air benih setelah simpan, benih berjamur selama penyimpanan,
daya kecambah benih, dan indeks vigor benih kakao. Berpengaruh tidak nyata
terhadap bobot benih setelah simpan dan benih berkecambah selama
penyimpanan.</note>
<subject authority=""><topic>Manajemen Produksi Pertanian</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5577" url="" path="/Cover.pdf" mimetype="application/pdf">Cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5579" url="" path="/I. PENDAHULUAN.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5580" url="" path="/II. TINJAUAN PUSTAKA.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5581" url="" path="/III. METODE PENELITIAN.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5583" url="" path="/IV. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5584" url="" path="/V. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5585" url="" path="/VI. PENUTUP.pdf" mimetype="application/pdf">BAB VI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5586" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5587" url="" path="/L A M P I R A N.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33439</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-09 14:56:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-07 08:44:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>