<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33458">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN KOMPOS KULIT PISANG TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH
(Arachishypogaea L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MULYANI FITRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman legume
terpenting setelah kedelai yang memiliki peran strategis dalam pangan nasional
yaitu sebagai sumber protein dan minyak nabati serta sebagai bahan pangan yang
bergizi tinggi. Kacang tanah pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-
17, dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis.
Produktivitas kacang tanah di Indonesia dinilai masih rendah, yaitu hanya
sekitar 1,0 ton/ha. Hasil yang dicapai ini baru separuh apabila dibandingkan
dengan negara lain yaitu USA, Cina, Argentina yang mencapai lebih dari 2,0
ton/ha. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah kesalahan dalam
teknis budidaya, jumlah pemakaian pupuk, dan pemeliharaan yang kurang baik.
Pada situasi seperti ini, maka nilai impor kacang tanah menjadi sangat tinggi.
Berdasarkan uraian diatas maka perlu digunakan teknologi yang mampu
meningkatkan produksi tanaman kacang tanah untuk memenuhi kekurangan
tersebut. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kacangt
anah, salah satunya adalah dengan menerapkan penggunaan pupuk organik yaitu
kompos kulit pisang.
Judul dari Laporan Tugas Akhir ini adalah “Pengaruh Kompos Kulit Pisang
Terhapap Pertumbuha dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaeae L.).
Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui hasil
pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaeae L.) dengan
penggunaan kompos kulit pisang .
Budidaya ini dilaksanakan mulai dari bulan September sampai Desember
2017, yang berlokasi di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri
Payakumbuh, Tanjung Pati, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Penggunaan Kompos Kulit pisang tidakdapat meningkatkan pertumbuhan
vegetatif tanaman kacang tanah (Arachis hypogaeaeL.) yaitu jumlah cabang
kacang tanah tidak berbeda nyata, berdasarkan analisis statistik uji t jika
dibandingkan dengan tanpa kompos kulit pisang.
Produksi kacang tanah dengan menggunakan perlakuan kompos kulit pisang
dapat menghasilkan 30 kg dan tanpa kompos kulit pisang 28 kg. Produksi kacang
yang diperoleh pada lahan seluas 1 ha dengan menerapkan perlakuan kompos
kulit pisang adalah 2,4 ton/ha. Sedangkan produksi yang diperoleh tanpa
perlakuan kompos kulit pisang adalah 2,24 ton/ha. Produksi kacang tanah dengan
perlakuan kompos kulit pisang tidak dapat meningkatkan hasil produksi kacang
tanah.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">15253321056</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5760" url="" path="/COVER betul dri data tabel15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5762" url="" path="/TANDA TANGAN 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">Halaman Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5763" url="" path="/BAB I 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5764" url="" path="/BAB II15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5765" url="" path="/BAB III 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5766" url="" path="/BAB IV 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5767" url="" path="/BAB V 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5768" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5769" url="" path="/LAMPIRAN 15253321056.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33458</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:14:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-01 10:07:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>