<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33463">
<titleInfo>
<title>PENGARUH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 2 :</title>
<subTitle>1 TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI SAWAH
(Oryza sativa L.)</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NUR’AIN SYAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia
dan bangsa-bangsa di Asia Tenggara. Produksi padi dunia menempati urutan
ketiga dari semua serealia dan sekitar 90% padi dunia ditanam di Asia yang
dihuni dua pertiga penduduk dunia. Padi merupakan sumber karbohidrat utama
bagi mayoritas penduduk dunia. Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan
Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementan menyatakan bahwa
permintaan komoditas beras terus meningkat sekitar 1,49% per tahun seiring
dengan bertambahnya jumlah penduduk.
Laju peningkatan produktivitas padi sawah di Indonesia cenderung
melandai sehingga diindikasikan bahwa sistem intensifikasi padi sawah yang
selama ini diterapkan belum mampu meningkatkan produksi dan produktivitas.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi padi adalah
penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo 2:1. Sistem tanam jajar legowo 2:1
merupakan sistem tanam yang memperhatikan larikan tanaman, sistem tanam jajar
legowo 2:1 merupakan tanam berselang seling antara 2 baris tanaman padi dan
satu baris kosong.
Pelaksanaan proyek budidaya tanaman padi sawah ini dilaksanakan di
lahan sendiri yaitu di Jorong Lubuak Limpato, Kenagarian Tarantang, Kecamatan
Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dari tanggal 11 Agustus
2017 sampai tanggal 13 Desember 2017 dengan luas areal 300 m 2 . Adapun tujuan
dari pembuatan Laporan Tugas Akhir (LTA) ini adalah sebagai berikut: (1)
Mengetahui pengaruh sistem tanam jajar legowo 2:1 terhadap pertumbuhan
tanaman padi sawah. (2) Mengetahui pengaruh sistem tanam jajar legowo 2:1
terhadap produksi tanaman padi sawah.
Berdasarkan aplikasi teknologi sistem tanam jajar legowo 2 :1 pada
tanaman padi sawah tidak berbeda nyata terhadap variabel pengamatan tinggi
tanaman dan sangat berbeda nyata terhadap variabel pengamatan jumlah anakan.
Aplikasi teknologi sistem tanam jajar legowo 2 :1 pada tanaman padi sawah
sangat berbeda nyata terhadap variabel pengamatan jumlah malai per rumpun,
jumlah gabah per malai dan persentase gabah bernas. Namun berbeda nyata
terhadap variabel pengamatan bobot 1000 butir. Produksi yang dihasilkan
teknologi lebih tinggi dibandingkan tanpa teknologi. Teknologi sistem tanam jajar
legowo 2 :1 dapat meningkatkan produksi 24%.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5811" url="" path="/1. Laporan COVER V.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5812" url="" path="/SCAN TANDA TANGAN 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">Halaman Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5814" url="" path="/3. Laporan BAB II 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5816" url="" path="/3. Laporan BAB II 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5819" url="" path="/4. Laporan BAB III 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5821" url="" path="/5. Laporan BAB IV 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5823" url="" path="/6. Laporan BAB V 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5826" url="" path="/7. DAFTAR PUSTAKA 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5828" url="" path="/8. LAMPIRAN 15253321052.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33463</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:28:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:28:11</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>