<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33469">
<titleInfo>
<title>PENGGUNAAN MOL BUAH PEPAYA UNTUK MENINGKATKAN
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fendridho Saputra</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung (Zea mays L.) merupakan bahan pangan kedua setelah beras.
Jagung termasuk tanaman serealia yang dapat tumbuh hampir di seluruh dunia.
Pada beberapa daerah di Indonesia, jagung dijadikan bahan pangan utama. Selain
sebagai bahan pangan, jagung juga digunakan sebagai salah satu bahan pakan
ternak dan industri.
Permintaan pasar yang terus meningkat menjadi tantangan dan peluang bagi
petani jagung, sehingga petani mempunyai kesempatan untuk mengembangkan
usaha dan meningkatkan produksi jagung per hektarnya. Peningkatan produksi
pangan nasional dapat dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas tanah
dan tanaman. Salah satu upaya penerapan teknologi produksi yaitu dengan
penggunaan pupuk organik. Pupuk organik dapat mengembalikan kesuburan tanah
melalui peranan mikroba yang menguntungkan. Upaya penulis untuk
meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung digunakan MOL buah pepaya
yang mengandung hara N, P, K dan mikroba menguntungkan.
Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri
Payakumbuh dari bulan September 2017 sampai Januari 2018. Lahan dengan
menggunakan MOL buah pepaya seluas 125 m 2 dan lahan tanpa menggunakan
MOL seluas 125 m 2 . Variabel yang diamati meliputi pertumbuhan vegetatif
seperti tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan komponen
hasil seperti jumlah baris per tongkol, jumlah biji per baris, bobot biji per tongkol,
bobot 100 biji, serta produksi jagung pipil. Data yang di peroleh dianalisis dengan
menggunakan uji t 5% dan t 1%.
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap seluruh variabel, MOL buah
pepaya memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah
daun, panjang daun, lebar daun namun berpengaruh sangat nyata pada jumlah
jumlah baris per tongkol, jumlah biji per baris, bobot biji per tongkol, dan bobot
100 biji. Penggunaan MOL buah pepaya dapat meningkatkan produksi jagung
pipil sebesar 162,5 kg/125 m 2 setara dengan 13 ton/ha, terjadi peningkatan sebesar
30% dibandingkan dengan produksi jagung pada lahan tanpa menggunakan MOL
buah pepaya sebesar 125 kg setara dengan 10 ton/ha.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">15253321053</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5864" url="" path="/COVERR 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5865" url="" path="/BAB I 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5866" url="" path="/BAB II 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5867" url="" path="/BAB III 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5868" url="" path="/BAB IV 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5870" url="" path="/BAB V 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5871" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5873" url="" path="/LAMPIRAN 15253321053.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33469</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:40:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:40:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>