<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33475">
<titleInfo>
<title>PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS ZPT ALAMI
UNTUK PERTUMBUHAN STEK TANAMAN
KEJI BELING (Strobilanthes crispus L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARI GITA PRATAMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Tumbuhan keji beling (Strobilanthes crispus L.) sering dijumpai
dipekarangan atau dikebun, tumbuhan keji beling juga mudah sekali tumbuh
didataran tinggi maupun dataran rendah. Tumbuhan keji beling ini mudah
beradaptasi di iklim tropis seperti di Indonesia, dibalik kemudahannya tumbuh
disembarang tempat tanaman keji beling sering disangka tanaman liar,
Perbanyakan keji beling selama ini lebih banyak dilakukan secara vegetatif
dibandingkan dengan perbanyakan secara generatif yang memerlukan waktu lebih
lama. Stek merupakan salah satu cara perbanyakan vegetatif yang dapat dilakukan
pada tanaman keji beling. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh
pertumbuhan stek batang tanaman keji beling dengan penggunaan berbagai jenis
ZPT alami dan mengetahui penggunaan ZPT alami yang terbaik untuk
pertumbuhan stek tanaman keji beling. Pelaksanaan budidaya tanaman keji beling
dengan menggunakan berbagai ZPT alami dilakukan bersama dengan kegiatan
Pengalaman Kerja Praktek Mahasiswa (PKPM) dilaksanakan selama 2,5 bulan,
yang dimulai dari tanggal 19 Februari sampai 30 April 2018, bertempat di BBI
PPH Sumatera Barat, Provinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian tempat + 50
mdpl. Percobaan dengan perlakuan jenis ZPT alami yang terdiri dari kontrol, ZPT
ekstrak bawang merah dan ZPT air kelapa. Parameter pengamatan terdiri dari
panjang akar, jumlah akar dan persentase hidup. Hasil pengamatan rata-rata
panjang akar pada perlakuan kontrol 3,11 cm, perlakuan ZPT ekstrak bawang
merah 7,11 cm dan perlakuan ZPT air kelapa 5,78 cm. Rata- rata jumlah akar pada
perlakuan kontrol 2,33 buah, perlakuan ZPT ekstrak bawang merah 3,78 buah dan
pada perlakuan ZPT air kelapa 3,55 buah, dengan presentase hidup pada setiap
masing-masing perlakuan yaitu 100%. Pemberian perlakuan berbagai jenis ZPT
ekstrak bawang merah berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang akar dan
jumlah akar. Pertumbuhan panjang akar terbaik yaitu pada perlakuan ZPT ekstrak
bawang merah dengan panjang 7,11 cm dan jumlah akar terbaik pada perlakuan
ZPT ekstrak bawang merah yaitu 3,78 buah, pemberian perlakuan ZPT ekstrak
bawang merah pada tanaman keji beling dapat meningkatkan pertumbuhan
panjang akar dan jumlah akar dibandingkan dengan perlakuan ZPT air kelapa dan
kontrol. Pemberian ZPT ekstrak bawang merah merupakan hasil terbaik
dibandingkan dengan perlakuan ZPT air kelapa dan kontrol. Oleh karena itu pada
budidaya tanaman keji beling sebaiknya menggunakan ZPT ekstrak bawang
merah untuk pertumbuhan panjang akar dan jumlah akar tanaman keji beling.</note>
<subject authority=""><topic>budidaya tanaman hortikultura</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5926" url="" path="/cover laporan.pdf" mimetype="application/pdf">Cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5927" url="" path="/ringkasan laporan.pdf" mimetype="application/pdf">Abstrak</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5928" url="" path="/pernyataan keaslian.pdf" mimetype="application/pdf">Halaman Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5929" url="" path="/KATA PENGANTAR laporan.pdf" mimetype="application/pdf">Kata Pengantar</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5930" url="" path="/kata persembahan.pdf" mimetype="application/pdf">Kata Persembahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5931" url="" path="/BAB I.pdf" mimetype="application/pdf">Bab I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5932" url="" path="/BAB II.pdf" mimetype="application/pdf">Bab II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5933" url="" path="/BAB III.pdf" mimetype="application/pdf">Bab III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5934" url="" path="/BAB IV.pdf" mimetype="application/pdf">Bab IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5936" url="" path="/BAB V.pdf" mimetype="application/pdf">Bab V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5938" url="" path="/daftar pustaka.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Pustaka</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5940" url="" path="/lampiran.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="5943" url="" path="/RIWAYAT HIDUP.pdf" mimetype="application/pdf">Riwayat Hidup</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33475</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:57:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 08:57:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>