<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33496">
<titleInfo>
<title>APLIKASI TEKNOLOGI SISTEM OLAH TANAH DENGAN
PENAMBAHAN BOKASHI KOTORAN SAPI GUNA
MENINGKATKAN PRODUKSI KACANG TANAH
(Arachis hypogaea L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MAHDI RAMADHAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah mempunyai nilai gizi yang tinggi dan banyak dimanfaatkan
oleh manusia untuk berbagai keperluan seperti pembuatan minyak, sabun, mentega,
dan lain-lain. Kacang tanah di Indonesia dimanfaatkan sebagai bahan pangan,
industri makanan, dan pakan ternak. Sebagai sumber bahan pangan dan pakan
ternak yang mengandung nilai gizi yang tinggi, kacang tanah mengandung lemak
40−50%, protein 27%, karbohidrat 23,4%, vitamin A, B, C, D, E, dan K serta
mineral seperti Ca, Cl, Fe, Mg, P, K, dan S (Adisarwanto, 2008).
Perbedaan tingkat produktivitas kacang tanah sebenarnya bukan hanya
disebabkan oleh perbedaan teknologi produksi yang sudah diterapkan petani, tetapi
karena adanya pengaruh faktor-faktor lain yaitu sifat atau karakter agroklimat,
intensitas jenis hama dan penyakit, varietas yang ditanam, umur panen, serta usaha
taninya. Sehubungan dengan hasil tersebut, upaya ke arah perbaikan tanaman
kacang tanah perlu dilakukan, khususnya menciptakan lingkungan tumbuh yang
sesuai bagi pertumbuhan tanaman kacang tanah. Terdapat beberapa cara dalam
kaitannya dengan upaya tersebut salah satunya yaitu dengan pengaplikasian sistem
pengolahan tanah dan pupuk organik (Suwardjono, 2004).
Pelaksanaan kegiatan percobaan ini dilakukan dari Bulan Agustus 2017
sampai Desember 2017. Percobaan ini berlokasi di Kebun Percobaan Politeknik
Pertanian Negeri Payakumbuh.
Aplikasi teknologi sistem olah tanah maksimal dengan penambahan bokashi
kotoran sapi menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada pengamatan jumlah biji
per polong kacang tanah sedangkan pada tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah
polong pertanaman, berat 100 biji, berat polong per tanaman, jumlah polong isi per
tanaman dan berat biji per tanaman menunjukkan hasil yang sangat berbeda nyata.
Produksi yang didapatkan pada budidaya kacang tanah sebanyak 2.7 ton/ha
untuk teknologi dan 1.7 ton/ha untuk kontrol.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">15251321006</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6123" url="" path="/judulMAHDI pdf 15251321006.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6124" url="" path="/DAFTAR ISI pdf 15251321006.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Isi</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6125" url="" path="/ISI pdf 15251321006.pdf" mimetype="application/pdf">ISI</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33496</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 09:51:47</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 09:51:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>