<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33517">
<titleInfo>
<title>PENGARUH APLIKASI MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN
PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FITRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan salah satu tanaman legum
yang sudah dikenal dan dibudidayakan di Indonesia. Kacang tanah mempunyai
nilai ekonomi tinggi karena kandungan gizinya terutama protein dan lemak yang
tinggi, gizi yang terkandung dalam kacang tanah adalah lemak 49-50%, protein
27%, karbohidrat, serta vitamin (A, B, C, D, E, dan K) dan bahan-bahan mineral,
antara lain Ca, Cl, Fe, Mg, dan S.
Permintaan kacang tanah terus meningkat seiring dengan pertambahan
jumlah penduduk. Kebutuhan kacang tanah dalam negeri menunjukan kenaikan
angka yang cukup besar yaitu dari 634.000 ton menjadi 807.000 ton atau
meningkat 4,4% pertahun sedangkan produksi kacang tanah di Indonesia sangat
rendah yaitu hanya sekitar 1,0 ton/ha. Kendala utama budidaya kacang tanah yang
dijumpai pada lahan kering yaitu reaksi tanah masam (pH 4,6-5,5), kandungan
unsur hara di P 2 O 5 rendah dengan pH masam (5,13). Untuk memenuhi unsur hara
P yang tersedia di tanah perlu dilakukan perbaikan melalui pemupukan yang
efektif serta ramah lingkungan.
Salah satu teknologi produksi yang bisa digunakan untuk meningkatkan
produksi kacang tanah adalah dengan menggunakan mikoriza versikular
arbuskular. Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui
hasil pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea L.) dengan
penggunaan mikoriza. Budidaya ini dilaksanakan mulai dari bulan September
sampai Desember 2017, yang berlokasi di kebun percobaan Politeknik Pertanian
Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati, kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Penggunaan Fungi Mikoriza Arbuskular dapat meningkatkan pertumbuhan
vegetatif tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.) yaitu jumlah cabang
kacang tanah berbeda sangat nyata berdasarkan analisis statistik uji t jika
dibandingkan dengan tanpa Mikoriza.
Berdasarkan pelaksnaan kegiatan budidaya tanaman kacang tanah pada
lahan dengan perlakuan mikoriza dapat memberikan pengaruh berbeda sangat
nyata terhadap variabel pengamatan berupa tinggi tanaman, jumlah cabang
tanaman yang sangat nyata. Pada pertumbuhan generatif tanaman mikoriza
memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap jumlah polong/tanaman,
jumlah polong bernas/tanaman, bobot polong/tanaman, bobot biji/tanaman dan
bobot 100 biji. Produksi kacang tanah dengan menggunakan perlakuan mikoriza
dapa menghasilkan 36,93 kgdan tanpa mikoriza 32,89 kg.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">152513210181</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6306" url="" path="/cover 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6307" url="" path="/DAFTAR ISI 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Isi</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6309" url="" path="/bab 1 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6310" url="" path="/bab 2 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6312" url="" path="/bab 3 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6313" url="" path="/bab 4 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6314" url="" path="/bab 5 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6316" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6317" url="" path="/Lampiran 1 15251321018.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33517</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:36:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:36:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>