<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33520">
<titleInfo>
<title>PENGARUH PEMBERIAN BOKHASI KOTORAN AYAM
PADA LAHAN YANG DIBERI Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA)
TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN
KACANG TANAH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GUSMIARTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah merupakan tanaman legum terpenting setelah kedelai yang
memiliki peran strategis dalam pangan nasional sebagai sumber protein dan
minyak nabati. Rendahnya produksi kacang tanah disebabkan oleh pemakaian
pupuk kimia secara terus menerus menyebabkan terjadinya kerusakan lahan
sehingga tanaman kacang tanah tidak berproduksi maksimal. selain itu P yang
kelarutannya rendah sehingga kurang mampu diserap tananam. Untuk itu
diperlukan mikroorganisme yang mampu melarutkan unsur P.
Teknologi produksi yang diperlukan untuk peningkatan produksi kacang
tanah adalah bokhasi kotoran ayam pada lahan yang diberi Fungi Mikoriza
Arbuskula (FMA). Bokhasi kotoran ayam dapat memperbaiki kondisi lahan dan
merupakan teknologi produksi yang ramah lingkungan. Keuntungan dari bokhasi
kotoran ayam dijadikan sebagai pupuk organik adalah menyediakan unsur hara
makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman secara seimbang.
FMA yang diberikan tehadap tanaman mampu menyerap unsur P yang lebih
tinggi dibandingkan tanaman yang tidak terinfeksi. Tingginya serapan P oleh
tanaman yang terinfeksi FMA disebabkan hifa FMA mengeluarkan enzim
fosfatase sehingga P yang terikat di dalam tanah akan terlarut dan tersedia bagi
tanaman.
Percobaan ini dilaksanakan dari Agustus sampai Desember 2017, di kebun
percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Luas lahan yang digunakan
untuk budidaya ini adalah 125 m 2 . Adapun dosis bokhasi yang digunakan adalah 5
ton/ha maka untuk luas lahan 125 m 2 bokhasi yang digunakan adalah 62,5 kg.
Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan bokhasi kotoran
ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis
hypogaea L.). Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji t 5% dan 1%.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman kacang tanah pada
lahan dengan perlakuan bokhasi kotoran ayam memberikan pengaruh nyata
terhadap variabel pengamatan jumlah polong per tanaman, jumlah polong
isi/tanaman. Variabel pengamatan yang berpengaruh tidak nyata yaitu tinggi
tanaman, jumlah cabang, berat 100 biji, jumlah biji per polong, berat polong dan
berat biji.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">15251321001</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6332" url="" path="/COVER 15251321001.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6333" url="" path="/BAB I 15251321001.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6334" url="" path="/BAB II 15251321001.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6335" url="" path="/BAB III 15251321001.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6336" url="" path="/BAB IV 15251321001.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6337" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA 15251321001.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33520</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:43:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:43:27</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>