<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33523">
<titleInfo>
<title>PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS ECENG GONDOK TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH
(Arachis hypogaea L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADEK OKTAVIA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah merupakan tanaman legum terpenting setelah kedelai yang
memiliki peran strategis dalam pangan nasional sebagai sumber protein dan
minyak nabati. Permintaan pasar yang terus meningkat menjadi tantangan dan
peluang bagi petani kacang tanah. Namun produksi kacang tanah belum terpenuhi,
meningkatnya permintaan terhadap kacang tanah membuat petani mempunyai
kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produksi kacang
tanah.
Salah satu teknologi produksi yang bisa digunakan untuk meningkatkan
produksi kacang tanah adalah kompos eceng gondok. Kompos eceng gondok
dapat memperbaiki kondisi lahan dan merupakan teknologi produksi yang ramah
lingkungan. Keuntungan dari kompos eceng gondok dijadikan sebagai pupuk
organik adalah menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan
tanaman secara seimbang. Selain itu, kompos eceng gondok juga diperkaya
mikroba-mikroba yang dapat memacu pertumbuhan tanaman dan mereduksi racun
dalam tanah.
Percobaan ini dilaksanakan dari bulan September sampai bulan Desember
2017, di kebun percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Luas lahan
yang digunakan untuk budidaya ini adalah 125 m 2 . Adapun dosis kompos eceng
gondok yang digunakan adalah 10 ton/ha maka untuk luas lahan masing-masing
125 m 2 , kompos eceng gondok yang digunakan sebanyak 125 kg. Tujuan
percobaan adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan kompos eceng gondok
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachishypogaea L.).
Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji t 5% dan 1%.
Berdasarkan pelaksanaan kegiatan budidaya tanaman kacang tanah pada
lahan dengan perlakuan kompos eceng gondok memberikan sangat berpengaruh
nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah polong/tanaman,
jumlah polong bernas/tanaman, berat polong/tanaman, berat biji/tanaman, dan
berat 100 biji. Variabel pengamatan yang berpengaruh nyata yaitu jumlah
biji/polong. Variabel pengamatan yang tidak berpengaruh nyata yaitu jumlah
cabang. Produksi kacang tanah dengan perlakuan kompos eceng gondok yaitu 3,4
ton/ha dan perlakuan tanpa kompos eceng gondok yaitu 2,6 ton/ha.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6363" url="" path="/COVER 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6366" url="" path="/DAFTAR ISI 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Isi</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6367" url="" path="/Bab I 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6368" url="" path="/Bab II 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6370" url="" path="/Bab III 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6371" url="" path="/Bab IV 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6374" url="" path="/Bab V 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6377" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6378" url="" path="/LAMPIRAN 15251321016.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33523</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:49:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 10:49:37</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>