<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33536">
<titleInfo>
<title>PENGGUNAAN KOMPOS AZOLLA UNTUK MENINGKATKAN
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea may</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EDO RAHMAT ANANDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung (Zea mays L) termasuk bahan pangan penghasil karbohidrat utama
kedua setelah beras. Jagung dapat dijadikan sebagai bahan baku untuk pembuatan
tepung jagung. Selain sebagai bahan pangan, jagung banyak digunakan sebagai
bahan pakan dan bahan baku industri. Kebutuhan jagung di Kabupaten Limapuluh
Kota mengalami peningkatan seiring dengan berkembangnya usaha peternakan
ayam. Berdasarkan data statistik, produktivitas jagung pada tahun 2012-2016
memiliki rata-rata sebesar 6.05 ton/ha. (Badan Pusat Statistik Limapuluh Kota,
2017). Produktivitas jagung ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan
potensi hasil varietas unggul yang dapat mencapai lebih dari 10 ton/ha.
Rendahnya produktivitas jagung di tingkat petani disebabkan karena
teknik budidaya dengan menanam tanaman yang sama dalam periode yang
panjang dengan pemberian pupuk anorganik terus menerus tanpa pemberian
pupuk organik yang mencukupi. Hal ini menyebabkan menurunnya tingkat
kesuburan tanah. Salah satu upaya untuk memperbaiki kesuburan tanah dan
meningkatkan produksi tanaman jagung adalah pemberian pupuk organik, salah
satunya pemberian kompos Azolla. Pemberian kompos Azolla merupakan upaya
untuk memperbaiki sifat kimia, fisik, dan biologi tanah agar tanah tersebut
memiliki kemampuan lebih besar dalam mendukung pertumbuhan dan produksi
tanaman.
Percobaan ini dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Pertanian
Negeri Payakumbuh, berlangsung selama 4 bulan, dimulai pada bulan Agustus
2017 sampai Januari 2018. Lahan yang digunakan seluas 250 m2, Tujuan
percobaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan kompos Azolla
pada lahan yang diberikan pupuk P inkubasi. Data pengamatan dianalisa dengan
uji t pada taraf 5% dan 1%.
Hasil yang diperoleh dalam kegiatan budidaya jagung dengan
menggunakan kompos Azolla pada lahan yang diberikan pupuk P inkubasi
memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun,
panjang daun, lebar daun, jumlah biji/baris, bobot tongkol, bobot biji/tongkol dan
bobot 100 biji dan berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol dan jumlah
baris/tongkol.
Produksi jagung yang diperoleh berdasarkan penghitungan
komponen hasil pada lahan dengan aplikasi kompos Azolla adalah 16,46 ton/ha
dan pada lahan tanpa kompos Azolla 13,22 ton/ha, meningkat sebesar 24,5%.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6519" url="" path="/cover 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6522" url="" path="/SCAN TANDA TANGAN 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">Halaman Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6523" url="" path="/Bab 1 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6524" url="" path="/Bab 2 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6526" url="" path="/Bab 3 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6528" url="" path="/Bab 4 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6531" url="" path="/Bab 5 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="6533" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA 15253321042.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33536</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 11:27:28</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-10 11:27:28</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>