<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33848">
<titleInfo>
<title>RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH TONGKOL JAGUNG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LIDRA HADI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung (Zea mays) merupakan bahan pokok pengganti setelah beras. Selain itu,
jagung digunakan sebagai bahan pakan ternak dan bahan baku industri. Salah satu olahan
jagung yang umum di daerah Kabupaten Lima Puluh Kota adalah dalam pembuatan
pakan ternak. Mesin pencacah tongkol jagung ini merupakan mesin yang menggunakan
motor diesel sebagai penggeraknya dan bensin sebagai sumber bahan bakarnya. Dengan
adanya mesin ini pekerjaan pencacahan tongkol jauh lebih efektif dan efisien
dibandingkan secara manual, yaitu dengan di tumbuk. Tongkol jagung berbentuk batang
berukuran cukup besar, sehingga tidak dapat dikonsumsi ternak jika diberikan langsung,
oleh karena itu, untuk memberikannya perlu penggilingan terlebih dahulu. Disamping itu
cacahan tongkol jagung ini harus difermentasi dan bahan-bahan lainnya.
Pelaksanaan Proyek Usaha Mandiri (PUM) dilakukan pada bulan September
sampai November 2018, dilaksanakan di Workshop Logam Politeknik Pertanian Negeri
Payakumbuh. Dari analisa ekonomi teknik didapat harga jual alat Rp. 11.111.100,- , biaya
pokok Rp. 331,17 /kg dan Break Event Point (BEP) 43.423,18 Kg/Tahun.</note>
<subject authority=""><topic>Teknologi Mekanisasi Pertanian</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8896" url="" path="/PUM_Hadi.pdf" mimetype="application/pdf">Isi</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33848</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-01-29 10:27:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-01-29 10:27:59</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>