<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33967">
<titleInfo>
<title>PEMBERIAN KOMPOS KOMBINASI KULIT PISANG KEPOK
DAN PUPUK KANDANG AYAM UNTUK MENGOPTIMALKAN
PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WITRI WULANDARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditi
hortikultura yang termasuk dalam famili liliaceae atau famili bawang-bawangan.
Tanaman umbi lapis ini diperkirakan berasal dari daerah Asia Tengah yaitu dari
India. Produksi bawang merah di Kabupaten Lima Puluh Kota masih 5,9 ton/ha,
sedangkan produksi bawang yang baik bisa mencapai 10-40 ton/ha, jadi produksi
bawang merah di Kabupaten Lima Puluh Kota masih terbilang rendah. Budidaya
bawang merah yang baik dan benar harus dilakukan untuk mendapatkan produksi
yang optimum, salah satunya dengan menggunakan teknologi yang bisa
mendukung pertumbuhan bawang merah. Pupuk kandang ayam merupakan salah
satu bahan organik yang berpengaruh terhadap sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
Kompos kulit pisang dan Pupuk kandang ayam mempunyai kadar unsur hara dan
bahan organik yang tinggi serta kadar air yang rendah. Pupuk kandang ayam
memiliki kandungan unsur hara N 1%, P 0,80%, K 0,40% dan kadar air 55%.
sedangkan kulit pisang mengandung unsur hara C-organik 6,19%, N-total 1,34 %,
P2O5 0,05 %, K2O 1,478 %, C/N 3,06 %. Tujuan pelaksanaan Proyek Usaha
Mandiri ini yaitu untuk mengoptimalkan produksi bawang merah dengan
menggunaan teknologi pemberian kombinasi kompos kulit pisang dan pupuk
kandang ayam; melakukan analisis kelayakan usaha dengan analisis laba rugi,
analisis finansial, dan analisis teknis. Proyek Usaha Mandiri ini dilaksanakan
selama 4 bulan di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
dimulai dari bulan Agustus sampai bulan Desember 2018. Tahapan
pelaksanaannya yaitu pertama pembuatan kompos; kedua pengadaan bibit; ketiga
pengolahan lahan dan pembuatan bedengan; keempat pengaplikasian kompos;
kelima pemasangan MPPH; keenam persiapan dan pengadaan bibit; ketujuh
pemeliharaan yang meliputi : penyulaman, penyiangan, pemupukan, pengendalian
hama dan penyakit; kedelapan panen dan pasca panen; kesembilan pemasaran.
Pelaksanaan Proyek Usaha Mandiri ini memperoleh hasil produksi sebanyak
135 kg dengan harga jual rata-rata Rp. 23.000. Biaya yang dikeluarkan dalam
pelaksanaan proyek ini sebesar Rp. 1.241.483, sedangkan pendapatan yang
diperoleh Rp 3.112.000 Jadi proyek ini mengalami keuntungan sebesar Rp.
1.869.868, dengan R/C ratio 2,50 dan profitabilitas 150% (&#62; 15 %) sehingga
proyek ini layak untuk diusahakan. Produksi yang tidak optimum disebabkan
karena komposnya belum terurai dengan sempurna, faktor lingkungan, penyakit,
dan luas lahan efektif yang kurang. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan
bahwa Proyek Usaha Mandiri (PUM) budidaya tanaman bawang merah dengan
menggunakan teknologi kompos pupuk kandang ayam dapat mengoptimalkan
produksi tanaman bawang merah apabila pemberian kompos dua minggu hari
sebelum tanam.</note>
<subject authority=""><topic>Hortikultura</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">16253242033</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9809" url="" path="/COVER- 16253242033.pdf" mimetype="application/pdf">Cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="9810" url="" path="/KATA PENGANTAR- 16253242033.pdf" mimetype="application/pdf">Kata Pengantar</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="9811" url="" path="/ISI- 16253242033.pdf" mimetype="application/pdf">ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="9812" url="" path="/LAMPIRAN- 16253242033.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33967</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-01 15:30:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-01 15:30:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>