<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33989">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN KOMPOS AMPAS KEMPAAN DAUN
GAMBIR UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI TERUNG
(Solanum melongena L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>puja ilahi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Terung (Solanum melongena L.) merupakan jenis tumbuhan yang dikenal
sebagai sayur-sayuran dan ditanam untuk di manfaatkan sebagai bahan makanan.
Terung merupakan tanaman asli daerah tropis yang cukup dikenal di Indonesia.
Usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga struktur tanah, kesimbangan hara
dalam tanah, produktifitas yang rendah dapat diatasi dengan memberikan kompos
ampas gambir pada tanaman. unsur hara kompos yang berasal dari ampas
kempaan gambir adalah: C organik (15,5–18,7 %); Nitrogen (0,87- 2,85%); P 2 O 5
(0,9-1,10 %); Kalium (0,58-0,69). Permintaan berdasarkan survei pasar prospek
terung sangat menjanjikan untuk dikembangkan di daerah Kabupaten Lima Puluh
Kota. Permintaan terung meningkat dari tahun ketahun, namun produksi terung di
Indonesia masih rendah. Tujuan pelaksanaan Proyek Usaha Mandiri ini adalah
untuk mengoptimalkan produksi tanaman terung dengan penggunaan kompos
ampas gambir, menganalisa kelayakan usaha budidaya terung dengan potensi
produksi di kabupaten Lima Puluh Kota.
Proyek Usaha Mandiri ini telah dilaksanakan selama 4 bulan yang
berlangsung dari tanggal 27 Agustus – 4 Desember 2018 di lahan percobaan
Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Kecamatan Harau kabupaten Lima
puluh Kota dengan luas lahan 170,3 m 2 . Variabel yang diamati pada budidaya
tanaman terung ini meliputi pengamatan pertumbuhan vegetatif yaitu tinggi
tanaman, dan pengamatan generatif yaitu panjang buah dan diameter buah. Proyek
Usaha Mandiri ini diperoleh pendapatan sebesar Rp. 251.000 dan total biaya
produksi yaitu sebesar Rp. 416.082, karena salah menggunakan bibit yang
direncanakan sehingga qodarullah menghasilkan keuntungan yang kecil. Data
diatas disimpulkan bahwa kemampuan kompos ampas gambir untuk
mengoptimalkan produksi tanaman terung dalam Proyek Usaha Mandir tidak
terlihat. Budidaya tanaman terung disarankan untuk menggunakan kompos ampas
gambir dengan dicobakan bibit varietas lain.
Kata Kunci : Terung, Pupuk ampas gambir, Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif</note>
<subject authority=""><topic>pengelolaan agribisnis</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10146" url="" path="/finaluplod.pdf" mimetype="application/pdf">laporan pum</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>33989</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-06 11:26:17</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-06 11:26:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>