<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34016">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN PUPUK KANDANG SAPI PADA BUDIDAYA
TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NURFADILATUL RISKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Terung merupakan jenis sayuran yang mengandung banyak vitamin dan gizi
yang tinggi. Seperti vitamin B-kompleks, thiamin, pyridoxine, riboflavin, zat besi,
phosphorus, manganese dan potassium. Terung adalah salah satu sumber makanan
yang sangat dikenal oleh semua lapisan masyarakat.
Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kandang ternak, baik berupa
kotoran padat (feses) yang bercampur sisa makanan maupun urin ternak. Pupuk
kandang memiliki beberapa kelebihan diantaranya yaitu dapat memperbaiki
struktur tanah, menaikkan daya serap tanah terhadap air, menaikkan kondisi
kehidupan di dalam tanah dan sebagai sumber zat makanan bagi tanaman.
Unsur hara yang paling tinggi pada pupuk kandang sapi adalah unsur N,
sehingga sangat cocok diaplikasikan pada budidaya tanaman terung. Dengan
bertambahnya umur tanaman terung, kebutuhan terhadap unsur hara terutama
unsur nitrogen (N) tidak dapat dipenuhi seluruhnya oleh tanah tempat tumbuhnya,
sehingga dengan pemberian pupuk kandang sapi dapat meningkatkan ketersediaan
dan serapan unsur N yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan vegetatif
tanaman seperti batang, akar, daun, dan cabang.
Proyek Usaha Mandiri ini telah dilaksanakan selama 4 bulan yang
berlangsung dari tanggal 27 Agustus – 4 Desember 2018 di lahan percobaan
Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Kecamatan Harau Kabupaten Lima
Puluh Kota dengan luas lahan 201,6 m2
. Variabel yang diamati pada budidaya
tanaman terung ini meliputi pengamatan pertumbuhan vegetatif yaitu tinggi
tanaman, dan pengamatan generatif yaitu jumlah buah per tanaman, panjang buah,
diameter buah, berat 1 buah, dan berat buah per tanaman.
Pemanfaatan pupuk kandang sapi memberikan dampak yang positif pada
tanaman terung baik pertumbuhan vegetatif maupun pertumbuhan generatif.
Pertumbuhan vegetatif seperti tinggi tanaman pada umur 15 HST, 30 HST dan 45
HST berturut-turut 7,73 cm, 18,8 cm dan 41,13 cm. Untuk pertumbuhan generatif
seperti panjang buah per tanaman, diameter buah dan berat satu buah per tanaman
pada usaha yang dilakukan lebih tinggi daripada deskripsi varietas. Produksi
tanaman terung pada budidaya yang dilakukan adalah 214 kg atau setara dengan
16,984 ton/ha. Proyek Usaha Mandiri ini memiliki R/C ratio diatas 1 (&#62;1) yaitu
1,65 yang artinya itu menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Pendapatan
yang diterima yaitu Rp.933.000 dan keuntungan Rp.368.064,4 dengan total biaya
Rp.564.935,6. BEP produksi pada budidaya yang dilakukan yaitu 131 kg dan BEP
harga yaitu Rp.2.639,9.</note>
<subject authority=""><topic>pengelolaan agribisnis</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">15251421008</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10254" url="" path="/RINGKASAN DAN DAFTAR ISI15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">Cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10255" url="" path="/BAB I15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10257" url="" path="/BAB II15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10258" url="" path="/BAB III15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10260" url="" path="/BAB IV15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10262" url="" path="/BAB V15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10263" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Pustaka</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="10264" url="" path="/LAMPIRAN15251451008.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>34016</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-07 09:46:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-07 09:46:55</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>