<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34335">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN POC SABUT KELAPA DAN MOL BATANG PISANG   UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI KACANG TANAH
 (Arachis hypogaea L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SYAFRI EFENDI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang tanah merupakan tanaman yang penting, akan tetapi produksinya belum optimal.  Hal ini disebabkan karena pengaruh faktor tanah makin keras.  Untuk meningkatkan produksi serta kualitas kacang tanah, dapat dilakukan dengan menggunakan benih bersertifikat, pemeliharaan yang baik serta penerapan teknologi.  Salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi  kacang tanah adalah penggunaan POC (Pupuk Organik Cair) sabut kelapa dan MOL (Mikro Organisme Lokal) batang pisang.
POC adalah larutan dari hasil pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan kotoran manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur.  Kelebihan dari pupuk organik cair ini  adalah dapat secara cepat mengatasi defesien hara (Hadisuwito, 2008).
MOL adalah larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumber daya yang tersedia setempat. Larutan MOL mengandung unsur hara mikro dan makro dan juga mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan, dan sebagai agens pengendali hama dan penyakit tanaman, sehingga MOL dapat digunakan baik sebagai pendekomposer, pupuk hayati, dan sebagai pestisida organik terutama sebagai fungisida (Kartiadi 2009)
PUM pemanfaatan POC dan MOL untuk meningkatkan produksi kacang tanah telah dilaksanakan mulai dari bulan September 2011 sampai Januari 2012 di kebun percobaaban Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dengan luas lahan 300 m2.Metode pelaksanaannya dengan cara menyiramkan POC sabut kelapa dan MOL batang pisang di atas permukaan tanah.  
Budidaya kacang tanah memperoleh produksi sebesar 93,6 kg polong basah.  Analisis finansial budidaya kacang tanah memperoleh keuntungan sebesar Rp. 179.836,- dengan RC Ratio 1,4 dan Profitabilitas 44,38 %. Dengan demikian budidaya kacang tanah dengan teknologi MOL sabut kelapa dan batang pisang layak untuk diusahakan karena nyata memberikan keuntungan.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10908" url="" path="/perbaiki tadi.pdf" mimetype="application/pdf">isi laporan</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>34335</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-13 11:40:34</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-13 11:40:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>