<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34948">
<titleInfo>
<title>KERAGAMAN PENAMPILAN KLON-KLON
BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI RUMAH KASA DAN
DI LAPANGAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DWI WAHYUNI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"></form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bawang merah ( Allium ascalonicum L ) merupakan salah satu komoditas
sayuran yang mempunyai arti penting bagi masyarakat baik dilihat dari segi
ekonomis maupun kandungan gizinya. Selain melihat agroekosistemnya untuk
mengembangkan tanaman juga mempertimbangkan penggunaan varietas, karena
tidak semua varietas adaptif pada tempat pengembangannya. Varietas bima
memiliki keunggulan antara lain warna umbi merah muda, bentuk umbi lonjong
bulat, potensi hasil umbi 9,9 ton/ha. Varietas sembrani memiliki keunggulan
antara lain daunnya berwana hijau muda, berbentuk silindris agak pipih ditengan.
Umbi berwarna merah pucat, umbi berbentuk bulat agak besar. Keunggulan dua
varietas tersebut dapat dikembangkan dengan teknik persilangan. Hasil dari
persilangan kemudian diseleksi dan akan menghasilkan klon-klon varietas baru,
diperlukan adanya seleksi keragaman genetik dari hasil persilangan. Keragaman
genetik dapat dilihat dari hasil persilanagan dari variasi penampilan hasil
persilangan varietas tersebut. Tujuan percobaan ini yaitu mengetahui penampilan
klon-klon bawang merah yang terbaik hasil persilangan di rumah kasa dan di
lapangan.
Kegiatan tugas akhir ini di lakukan dari 28 Februari sampai dengan 10 Mai
2019 yang bertempat di kebun percobaan Balai Penelitian Tanaman Sayuran
(BALITSA), Lembang. Alat yang digunaka yaitu cangkul, ember, sabit, meteran,
drum, pelubang mulsa, caplak jarak tanam, knapsack sprayer, slang, mistar,
parang, pisau cutter papan pengamatan, jangka sorong, Colour Chart, spidol dan
pena. Bahan yang digunakan yaitu umbi benih bawang merah, pupuk kandang
ayam, MPPH (Mulsa Plastik Perak Hitam), NPK mutiara, kapur, semat,
insektisada Prevathon 50 SC, fungisida Daconil 75 WP dan form pengamatan.
Berdasarkan hasil pengamatan pertumbuhan tanaman bawang merah pada
masing-masing klon berbeda-beda. Pertumbuhan tanaman di rumah kasa yang
paling bagus terlihat pada klon 1 Sembrani x Bima 1.1 (jumlah daun (24 helai),
jumlah anakan (4,33 buah)), sedangkan yang di lapangan klon 1 Sembrani x Bima
1.1 (jumlah daun (27,37), jumlah anakan (4,37)), klon 9 Tetua Sembrani (diameter
batang semu (8,93), Diameter daun (4,55)) untuk yang di rumah kasa, sedangkan
yang di lapangan klon 9 Tetua Sembrani (tinggi tanaman (39,45), diameter batang
semu (8,92), diameter daun (8,06). disarankan menggunakan klon 1 Sembrani x
Bima dan klon 9 Tetua Sembrani.</note>
<subject authority=""><topic>Hortikultura</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="12693" url="" path="/Dwi wahyuni Cover .pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12694" url="" path="/Dwi wahyuni DAFTAR ISI.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Isi</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12695" url="" path="/Dwi wahyuni BAB I.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12696" url="" path="/Dwi wahyuni BAB II.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12697" url="" path="/Dwi wahyuni BAB II1.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12698" url="" path="/Dwi wahyuni BAB IV.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12699" url="" path="/Dwi wahyuni BAB V.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12700" url="" path="/Dwi wahyuni DAFTAR PUSTAKA.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12701" url="" path="/Lampiran 1dwi wahyuni.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="15971" url="" path="/dwiwahyuni 1.pdf" mimetype="application/pdf">lembar pengesahan</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>34948</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-02 11:05:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-11 10:36:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>