<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35300">
<titleInfo>
<title>TEKNIK PENGENDALIAN GULMA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT
MENGHASILKAN (Elaeis guineensis Jacq.) DI PT. TRI BAKTI SARIMAS,
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, PROVINSI RIAU</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUHAMMAD IRFANDI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) berasal dari Guinea,
Afrika Barat. Namun ada sebagian pendapat yang justru menyatakan bahwa
kelapa sawit berasal dari Amerika Selatan yaitu Brazil. Kelapa sawit pertama kali
diperkenalkan di Indonesia oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1848.
Tahun 2017, industri sawit Indonesia mencatatkan kinerja yang baik.
Berdasarkan data yang diolah GAPKI, produksi CPO tahun 2017 mencapai 38,17
juta ton dan PKO sebesar 3,05 juta ton sehingga total keseluruhan produksi
minyak sawit Indonesia adalah 41,98 juta ton. Angka ini menunjukkan
peningkatan produksi sebesar 18% jika dibandingkan dengan produksi tahun 2016
yaitu 35,57 juta ton yang terdiri dari CPO 32,52 juta ton dan PKO 3,05 juta ton.
Sementara itu stock minyak sawit Indonesia pada akhir tahun 2017 adalah 4,02
juta ton.
Rendahnya produktivitas perkebunan kelapa sawit di Indonesia salah satu
yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang teknik pemeliharaan
tanaman kelapa sawit, terutama tentang teknik pengendalian gulma. Gulma dalam
perkebunan kelapa sawit tidak dikehendaki karena dapat mengakibatkan
penurunan produksi akibat bersaing dalam mengambil unsur hara, air, sinar
matahari dan ruang hidup. Selain itu gulma juga dapat menurunkan mutu produksi
akibat terkontaminasi oleh bagian-bagian gulma, mengeluarkan senyawa alelopati
yang dapat menganggu pertumbuhan tanaman, menjadi inang bagi hama yang
dapat menyerang tanaman, menggangu tata guna air dan secara umum kehadiran
gulma akan meningkatkan biaya usaha tani karena ada penambahan kegiatan.
Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui gulma yang
dominan di perkebunan tanaman kelapa sawit menghasilkan, mengetahui dan
memahami teknik pengendalian gulma di PT. Tri Bakti Sarimas, mengetahui cara
pengendalian gulma yang lebih efektif dan efisien, serta untuk melaksanakan dan
menambah keterampilan dalam pengendalian gulma di perkebunan kelapa sawit
menghasilkan.
Metode pengambilan data yaitu bekerja sendiri, diskusi, pengamatan, dan
pengumpulan data dan informasi yang berupa data primer dan data sekunder yang
ada di perusahaan tersebut.
Teknik pengendalian gulma yang dilakukan di PT. Tri Bakti Sarimas Sei
Bengkuang Estate lebih efektif dan efisien dilakukan secara kimia dibandingkan
dengan pengendalian gulma secara mekanis.</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Perkebunan</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">162531120381</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="15998" url="" path="/COVER TA16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">Cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="15999" url="" path="/HALAMAN PENGESAHAN16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">lembar pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16000" url="" path="/DAFTAR ISI16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Isi</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16001" url="" path="/BAB I16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16002" url="" path="/BAB II16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16003" url="" path="/BAB III16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16004" url="" path="/BAB IV16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">BAB IV</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16005" url="" path="/BAB V16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16006" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">Daftar Pustaka</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16007" url="" path="/LAMPIRAN16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">Lampiran</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="16008" url="" path="/STRUKTUR ORGANISASI16253112038.pdf" mimetype="application/pdf">lampiran</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>35300</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-11 14:09:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-11 14:09:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>