<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35308">
<titleInfo>
<title>USAHA BUDIDAYA TERUNG ( Solanum melongena L ) ORGANIK SEBAGAIBAHAN OLAHAN TERUNG GORENG KRISPY</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUHAMMAD YUSUF</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>USAHA BUDIDAYA TERUNG (Solanum melongena L) ORGANI SEBAGAI
BAHAN OLAHAN TERUNG GORENG KRISPY
Oleh : Muhammad Yusuf
(Dibawah Bimbingan Ibu Dra.Darnetti,Ak,MSi)
RINGKASAN
Buah terung (Solanum melongena L.) merupakan jenis tumbuhan yang dikenal
sebagai sayur-sayuran dan ditanam untuk dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Buah
terung adalah salah satu tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan. Prospek
usaha tani tanaman buah terung cukup cerah bila dikelola secara intensif dan komersial
berpola agribisnis. Selain itu permintaan terhadap buah terung akhir–akhir ini meningkat
dan memberikan peluang pasar yang cukup baik terutama untuk memenuhi permintaan
pasar dalam negeri.
Tingginya permintaan buah terung di Kabupaten Lima Puluh Kota menyebabkan
pelung pasar bagi importir buah terung dari luar Kabupaten. Importir buah terung yang
menguasai pasar tradisional dari Kota Bukittinggi. Berdasarkan survei penulis ke
pedagang besar tahun 2019 dimana importir untuk satu bulan bisa memasok buah terung
sebanyak 2400 kg kepasar tradisional dengan omset pertahunnya sebesar Rp
115.200.000,-. Aspek pemasaran yang di terapkan berupa strategi produk, strategi
distribusi, strategi promosi dan strategi harga dengan tujuan dapat menjangkau pasar yang
lebih luas dan konsumen yang lebih banyak.
Proyek Wirausaha Mahasiswa dilakukan selama 3 bulan. Produksi terung mentah
dilakukan di lahan percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh selama 75 HST
dengan luas lahan 171 m 2 dan hasil produksi terung mentah sebanyak 195 kg. Produksi
terung goreng krispy di lakukan di Purwajaya sebanyak 6 kali produksi dengan jumlah
produksi keseluruhan 72 kotak.
Berdasarkan pelaksaan proyek wirausaha mahasiswa dengan luas lahan 171 m 2
menghasilkan produksi terung segar sebanyak 195 Kg, dan hasil olahan terung krispy
sebanyak 72 kotak. Usaha budidaya terung organik sebagai bahan olahan terung goreng
krispy memperoleh keuntungan Rp 480.118,- dengan R/C Ratio terung segar 1,82 dan
R/C Ratio terung krispy 1,34. Usaha budidaya terung organik sebagai bahan olahan
terung goreng krispy mendapatkan profit margin 39,41%, dengan analisis finansial
tersebut usaha ini layak untuk diusahakan.
Kata kunci: Terung Hijau Organik, Terung Goreng Krispy</note>
<subject authority=""><topic>pengelolaan agribisnis</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="16043" url="" path="/USAHA BUDIDAYA TERUNG (Solanum melongena L) ORGANI SEBAGAI BAHAN OLAHAN TERUNG GORENG KRISPY.pdf" mimetype="application/pdf">USAHA BUDIDAYA TERUNG (Solanum melongena L) ORGANI SEBAGAI BAHAN OLAHAN TERUNG GORENG KRISPY</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>35308</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-12 10:11:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-12 10:11:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>