<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36118">
<titleInfo>
<title>APLIKASI ABU SABUT KELAPA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI TANAMAN JAGUNG ( Zea mays L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>M. JIHAN 18253212020</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Budidaya Tanaman Pangan</placeTerm></place>
<publisher>BUDIDAYA TANAMAN PANGAN</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jagung merupakan salah satu komoditi pangan dunia terpenting setelah
padi. Di Indonesia, tanaman jagung sudah dikenal sekitar 400 tahun yang lalu,
didatangkan oleh orang Portugis dan Spanyol. Daerah sentrum produksi jagung di
Indonesia pada mulanya terkonsentrasi di Wilayah Jawa Tengah. Selanjutnya
tanaman jagung meluas ditanam di luar pulau Jawa. Kebutuhan jagung Nasional
untuk bahan industri pakan, makanan dan minuman belum mampu dipenuhi oleh
produksi dalam negeri. Kebutuhan jagung terus meningkat sejalan dengan
pertambahan jumlah penduduk dan perkembangannya industri pakan serta industri
berbahan baku jagung, salah satu upaya untuk meningkatkan produksi jagung
dengan menggunakan abu sabut kelapa.
Tujuan percobaan ini adalah mengetahui pengaruh aplikasi abu sabut
kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi jagung serta mengetahui kelayakan
usaha tani jagung Pelaksanaan budi daya jagung ini dilakukan dari Februari 2021
sampai dengan Juli 2021 di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri
Payakumbuh. Percobaan dilaksanakan dengan membandingkan penggunaan abu
sabut kelapa dengan tanpa penggunaan abu sabut kelapa. Dosis yang digunakan
adalah 2,25 ton/ha yang diaplikasikan pada saat sebelum tanam. Pertumbuhan
tanaman diamati dan data hasil pengamatan diuji secara statistik menggunakan Uji
t pada taraf nyata 5% dan 1%.
Variabel yang diamati yaitu pada fase vegetatif tinggi tanaman (cm), jumlah
daun (helai), panjang daun (cm) dan lebar daun (cm), pada fase generatif adalah
jumlah baris per tongkol, jumlah biji per baris, bobot 100 biji dan produksi jagung
per hektar.
Aplikasi abu sabut kelapa dapat meningkatkan produksi jagung sebesar
47,43%, dimana pemberian abu sabut kelapa adalah 9,2 ton/ha dan tanpa abu
sabut kelapa 6,6 ton/ha. Hasil analisis finansial budidaya jagung didapat R/C
untuk lahan abu sabut kelapa adalah 1,68 dan profitabilitas (68,71%), sementara
R/C untuk lahan tanpa abu sabut kelapa adalah 1,47 dan profitabilitas (47,35%).</note>
<subject authority=""><topic>Budidaya Tanaman Pangan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">18253212020</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="17897" url="" path="/LTA M. JIHAN 18253212020.pdf" mimetype="application/pdf">Tugas Akhir</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>36118</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-17 08:24:05</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-11-17 08:24:05</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>