<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36200">
<titleInfo>
<title>PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR URINE KELINCI DENGAN
TITHONIA (Tithonia diversifolia) UNTUK MENGOPTIMALKAN
PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BERKAT RAHMAT EMANUEL GULO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Hortikultura</placeTerm></place>
<publisher>Hortikultura</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang mempunyai nilai
ekonomi tinggi. Bawang merah dapat ditinjau dari kandungan gizinya, seperti
kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, atau mineral. Penanaman bawang
merah di Kabupaten Lima Puluh Kota masih belum begitu luas dan produksi
bawang merah pada umumnya masih tergolong rendah. Petani pada umumnya
lebih banyak menggunakan bahan kimia dalam budidaya tanaman bawang merah,
karena dapat meningkatkan produksi tanaman seperti halnya dalam penggunaan
pupuk. Oleh karena itu, untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dalam
budidaya tanaman bawang merah dapat menggunakan bahan-bahan organik,
seperti pupuk organik cair Urine Kelinci dan Tithonia. Tujuan dari proyek usaha
mandiri yaitu mengoptimalkan produksi tanaman bawang merah menggunakan
teknologi pupuk organik cair urine kelinci dengan tithonia dan melakukan analisa
kelayakan usaha budidaya tanaman bawang merah yang menggunakan pupuk
organik cair urine kelinci dengan tithonia.
Proyek Usaha Mandiri ini telah dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari
bulan September 2021 sampai Desember 2021. Proyek Usaha Mandiri ini
dilaksanakan di kebun Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati,
Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan yang dilakukan dalam budidaya bawang merah pada Proyek Usaha
Mandiri (PUM) dimulai dari pembuatan POC, pengadaan bibit, persiapan lahan,
pemasangan mulsa, persiapan umbi dan penanaman, pengaplikasian POC,
pemeliharaan, panen dan pasca panen, hingga akhirnya dapat dipasarkan.
Pelaksanaan Proyek Usaha Mandiri menghasilkan produksi bawang merah
sebanyak 105 kg dengan harga jual rata-rata Rp. 17.714 sehingga diperoleh
pendapatan sebesar Rp. 1.860.000 dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar
Rp. 1.606.344, memperoleh keuntungan Rp. 253.656. Berdasarkan data diatas,
dapat disimpulkan penggunaan POC urine kelinci dan tithonia dapat membantu
dalam pertumbuhan dan produksi bawang merah. R/C 1,15 dan profitabilitas
15,79 %, sehingga Proyek Usaha Mandiri ini untung dan layak diusahakan.</note>
<subject authority=""><topic>Hortikultura</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>36200</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-09 09:26:19</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-09 09:26:19</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>