<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36220">
<titleInfo>
<title>PENGOBATAN PENYAKIT CACINGAN PADA KAMBING KACANG 
MENGGUNAKAN SERBUK DAUN MANGGA (Monggo Folirium)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOKO BAGASKARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN
Penyakit cacingan pada kambing kacang merupakan penyakit yang paling 
sering menyerang ternak kambing, penyakit ini merupakan salah satu masalah 
kesehatan yang banyak dijumpai di Indonesia. Pengobatan cacingan biasanya 
dilakukan oleh peternak dengan menggunakan obat kimia yang dapat dibeli 
dengan bebas, namun menggunakan obat kimia secara terus menerus dapat 
menyebabkan terjadinya resisten akibat dari penggunaan obat kimia. Obat 
tradisional merupakan salah satu alternatif untuk mengobati infeksi cacing karna 
dinilai lebih aman, lebih murah, mudah dibeli dan efek sampingnya relatif lebih 
ringan dibandingkan dengan obat sintesis. 
Salah satu tanaman yang berpotensi dijadikan sebagai obat cacing adalah 
daun mangga (Mango Foliorum). Serbuk daun mangga telah diteliti mengandung 
tanin, flavonoid, terpenoid, dan alkoloid serta memiliki aktivitas anthelmintik 
yang yang dapat membunuh cacing sehingga serbuk daun mangga dapat 
digunakan sebagai bahan untuk pengobatan cacing secara tradisional tanpa bahan 
kimia.
Tujuan dari PUM ini adalah mengetahui efektivitas serbuk daun mangga 
sebagai obat cacingan dan penambahan berat badan pada kambing kacang. PUM 
ini menggunakan 2 ekor kambing kacang berjenis kelamin jantan dan betina yang 
berumur kurang lebih 1 tahun dengan bobot awal 10 kg dan 8 kg. Penurunan 
jumlah telur cacing pada ternak kambing kacang terjadi pada pengamatan 
keempat pada hari ke-55 dengan penurunan yang sangat nyata, yaitu pada
kambing kontrol dengan jumlah telur 55 EPG dan kambing perlakuan dengan 
jumlah telur 22 EGP dengan infeksi rendah.
Proyek Usaha Mandiri yang telah dilakukan menunjukan bahwa 
penggunaan serbuk daun mangga efektif untuk mengobati penyakit cacingan pada 
ternak kambing. Serta dapat menambah bobot berat kambing kacang, untuk 
kambing kacang kontrol 66 gram/hari sedangkan untuk kambing kacang 
perlakuan 130 gram/hari. Penggunaan serbuk daun mangga efektif untuk 
mengobati penyakit cacingan pada ternak kambing.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18006" url="" path="/Yoko Bagaskara paremedik veteriner-dikonversi-dikompresi.pdf" mimetype="application/pdf">ISI PUM</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>36220</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 14:46:53</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 14:46:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>