<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36223">
<titleInfo>
<title>DIFERENSIAL LEUKOSIT BROILER DENGAN PEMBERIAN JAMU BAGAS WARAS DALAM AIR MINUM</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WAHYU SAPUTRA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN
Broiler merupakan jenis unggas yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan pertumbuhan unggas lainnya. Pemeliharaan broiler cenderung memiliki banyak kendala seperti mudahnya terjangkit penyakit serta memiliki faktor stres yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Penyakit pada broiler mengakibatkan produksi menurun. Sehingga menurunkan pendapatan peternak, salah satu cara agar ternak tidak mudah terserang penyakit adalah dengan menambahkan imun tubuh. Pemberian herbal berupa jahe, kencur, kunyit bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Leukosit merupakan sel darah yang melindungi tubuh terhadap kuman- kuman penyakit yang menyerang tubuh dengan cara fagosit dan menghasilkan antibodi. Leukosit terdiri atas limfosit, monosit, basophil, neutrophil/heterofil dan esinofil.
Pelaksanaan PUM bertujuan untuk mengetahui nilai diferensial broiler dengan pemberian jamu bagas waras. Broiler yang digunakan sebanyak 100 ekor, broiler dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol. Broiler perlakuan diberikan jamu bagas waras sebanyak 10 ml tiap 1 liter air minum, broiler kontrol tidak diberikan jamu bagas waras. Jamu bagas waras diberikan mulai hari ke-7 sampai ke-28 yaitu saat pagi hari. Sampel darah broiler diambil di vena ulnaris menggunakan syringe 3 ml dan dibuat pewarnaan ulas darah. Parameter yang diamati adalah diferensial leukosit. 
Hasil pengamatan diperoleh diferensial leukosit berupa basofil eosinofil, heterofil, limfosit, monosit. Pada kelompok perlakuan persentase rata-rata 16,56%, 7,71%, 26,66%, 57,87%, 9,92%. Sedangkan diferensial leukosit kelompok kontrol persentase rata-rata 21,25%, 5,76%, 29,04%, 57,45%, 10%.  Dapat disimpulkan bahwa penggunaan jamu bagas waras 10 ml tiap 1 liter air minum memberikan hasil diferensial leukosit broiler dalam kondisi batas normal.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18009" url="" path="/laporan pum wahyu saputra acc.pdf" mimetype="application/pdf">ISI PUM</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>36223</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 14:57:47</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 14:57:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>