<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36227">
<titleInfo>
<title>REBUSAN DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) MENURUNKAN GLUKOSA DARAH DAN PEMERIKSAAN LEUKOSIT ADA KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFI AMBRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN
Glukosa darah merupakan istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di 
dalam darah. Konsentrasi glukosa dalam darah yang tinggi (hiperglikemia) yang 
dapat merusak sistem tubuh khususnya pembuluh darah dan saraf (WHO, 2006).
Kelinci dapat ditemukan di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Di 
Indonesia kelinci bisa dikonsumsi dagingnya, dijadikan hewan peliharaan, bahkan
menjadikan kelinci sebagai bahan percobaan karena dapat berkembang biak 
dengan cepat. Salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai obat untuk 
menurunkan kadar glukosa adalah rebusan daun kersen. Tujuan pemberian 
rebusan daun kersen adalah untuk mengetahui pemberian rebusan daun kersen 
terhadap penurunan glukosa darah pada kelinci.
Alat yang digunakan adalah kandang, tempat pakan dan air minum, 
glukometer, timbangan, spuit, breaker glass, penangas air, panci, mikroskop,
tabung reaksi, hemocytometer, pipet leukosit, label, batang pengaduk, botol 
penyimpanan, alat penyemprot desinfektan dan lanset. Bahan yang digunakan 
adalah kelinci jantan dewasa, daun kersen, alkohol 70%, makanan kelinci, gula 
tebu, EDTA, larutan turk, kapas, desinfektan dan aquades. Sebanyak 8 ekor 
kelinci dewasa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol. 
Perlakuan adalah kelompok yang diberi rebusan daun kersen pada air minum 
dengan dosis 25%v/v, sedangkan kontrol adalah kelompok kelinci yang tidak 
diberi rebusan daun kersen. Rebusan daun kersen diberikan mulai hari ke-19 
sampai hari ke-26, yaitu pada saat pagi dan sore hari. Sampel darah kelinci 
diambil pada telinga yaitu di vena auricularis lalu diteteskan pada sebuah strip 
pada glukometer. Parameter yang diamati adalah penurunan kadar gula darah dan 
jumlah leukosit.
Berdasarkan hasil pengamatan, diperoleh kadar gula darah yang diberi air 
rebusan daun kersen (Muntingia Calabura L.) menurunkan sebanyak 40,65% 
sedangkan kontrol menurunkan 32,6% kadar gula darah pada kelinci 
(Orycrolagus cuniculus). Rata-rata jumlah leukosit pada kelompok perlakuan 
adalah 7,75 x 
sel/ 
, sedangkan pada kelompok kontrol 6,5 x 
sel/ 
. Pemberian rebusan daun kersen dapat menurunkan kadar glukosa darah 
dibandingkan kontrol. Jumlah sel leukosit pada perlakuan pemberian rebusan 
daun kersen lebih tinggi dari pada kontrol, tapi keduanya masih dalam batas 
normal.
Kata kunci : daun kersen, kelinci, gula darah, leukosit</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">192532520321</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18013" url="" path="/laporan PUM ALFI AMBRI 032 (5) okee-1.pdf" mimetype="application/pdf">ISI PUM</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>36227</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 15:50:52</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 15:50:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>