<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36271">
<titleInfo>
<title>APLIKASI KOLANG KALING (Arenga pinnata) DALAM PEMBUATAN
KLEPON</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ERLITA RAHMADHA PUTRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Klepon merupakan kue semi basah yang terbuat dari tepung ketan yang
dibentuk seperti bola-bola kecil dengan isian gula merah (gula jawa) kemudian
direbus dalam air mendidih lalu disajikan dengan parutan kelapa. Penulis
mencoba untuk menambahkan kolang kaling guna menambah nilai gizi pada
klepon. Kemampuan hidrokoloid di dalam kolang kaling mampu menyerap air
dengan mudah dan membentuk gel. Kandungan dari kolang kaling tersebut
diharapkan dapat memperbaiki tekstur dan kualitas dari klepon.
Kegiatan Proyek Usaha Mandiri (PUM) dilaksanakan di laboratorium
pengolahan dan pasca panen, laboratorium uji mutu dan analisis dan laboratorium
evaluasi sensori. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada bulan September
2021 - Januari 2022.
Kegiatan PUM terbagi atas dua tahapan yaitu kegiatan pra PUM dan
pelaksanaan PUM. Pada pra PUM telah dilakukan uji coba penambahan kolang
kaling dari 10 – 70 % dan didapatkan tekstur dan kualitas klepon yang beragam.
Dari hasil tersebut dilakukan uji coba penambahan kolang kaling sebanyak 30, 40,
50 dan 60 % dari berat tepung. Berdasarkan hasil pengamatan evaluasi sensori
terhadap klepon kolang kaling dengan 25 panelis adalah hasil terbaik dan agak
disukai konsumen terdapat pada penambahan kolang kaling sebanyak 40 % dari
berat tepung, dengan rata-rata warna yaitu 3,80 (agak suka); rasa 3,80 (agak suka);
tekstur 3,92 (agak suka); aroma 3,80 (agak suka); dan kenampakan 3,88 (agak
suka).
Rendemen klepon kolang kaling sebesar 80,44 %. Analisis kadar air
diperoleh hasil 32,17 %, kadar abu 0,54 %, kadar protein 5,42 %, kadar lemak
2,33 %, dan kadar karbohidrat adalah 59,51 %. Total kandungan mikroba hasil
pengujian mikrobiologi adalah</note>
<subject authority=""><topic>Teknologi Pangan</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">192533120391</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="18056" url="" path="/Erlita Rahmadha Putri 19253312039 (TP) Klepon.pdf" mimetype="application/pdf">Full</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>36271</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-24 14:27:40</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-24 14:27:40</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>