<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3939">
<titleInfo>
<title>PENGGUNAAN PUPUK ORGANO-KOMPLEK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WENI VERIANI NBP. 0911313018</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Proyek Usaha Mandiri</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditi hortikultura yang tergolong sayuran rempah.Sayuran rempah ini banyak di butuhkan terutama sebagai pelengkap bumbu masakan guna menambah cita rasa dan kenikmatan makanan.  Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun maka permintaan akan bawang merah juga meningkat, tetapi produksi bawang merahnya masih rendah disebabkan oleh belum tercukupinya bahan organik tanah yang dibutuhkan oleh bawang merah untuk pertumbuhannya. Salah satu bahan organik yang diduga dapat meningkatkan produksi bawang merah serta yang ramah lingkunggan adalah pupuk organo-komplek (OK).  Pupuk organo-komplek ini adalah bahan organik yang sudah dikomposkan dan digunakan sebagai media inkubasi pupuk anorganik agar pupuk tersebut mempunyai efisiensi yang lebih tinggi sehingga untuk tanaman berumur pendek kebutuhan hara tercukupi lebih sempurna.  Untuk melihat perbedaan pertumbuhan dan produksi bawang merah ini, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan pupuk organo-komplek dengan yang konvensional atau kontrol.  Untuk melihat pengaruhnya tersebut dilakukan pengolahanan dan analisa data dengan menggunakan uji statistic sederhana yaitu uji T sederhana.  Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa produksi bawang merah dengan menggunakan pupuk organo-komplek lebih baik, ini dilihat dari produksinya yang dikonfersikan ke hektar sebanyak 3,209 ton sedangkan untuk yang kontrol 2,272 ton.  Bila dilihat dari aspek finansialnya, produksi bawang merah yang menggunakan pupuk organo-komplek lebih baik dan layak dibandingkan dengan yang kontrol, diman R/C rationya 1,20 sedangkan yang  kontrol hanya 0,88.rnrn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3939</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>