<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4070">
<titleInfo>
<title>PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin Benth) UNTUK MENINGKATKAN INFEKSINYA TERHADAP AKAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAMELIA NBP. 0901383019</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman atsiri utama di Indonesia. Minyak nilam banyak digunakan untuk berbagai industri antara lain kosmetika, parfum, sabun, antiseptik dan juga insektisida. Sampai saat ini minyak nilam yang terdapat baik di dalam daun maupun batangnya belum bisa dihasilkan secara sintetis.  Sekitar 80-90% minyak nilam dunia dihasilkan dari Indonesia.  Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui peranan mikoriza arbuskula pada tanaman nilam dan juga untuk mengetahui tingkat infeksi mikoriza pada akar tanaman nilam.  Percobaan ini menggunakan perlakuan yang berbeda yaitu pada pemberian dosis mikoriza (kontrol,10 gr, 20 gr, 30 gr) pada tanaman nilam.  Varietas nilam yang digunakan adalah nilam aceh.rn	Dari percobaan yang telah dilaksanakan  menunjukkan bahwa persentase infeksi mikoriza pada akar tanaman nilam yang paling tinggi adalah pada tanaman dengan pemberian mikoriza sebanyak 20 gr (F1C2) yaitu 87,8% jika dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberi mikoriza (F1C0) 34%, pemberian mikoriza sebanyak 10 gr (F1C1) 73,3% dan pemberian mikoriza sebanyak 30 gr (F1C3) 64,1%.rn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4070</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>