<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="41028">
<titleInfo>
<title>UJI KUALITATIF KANDUNGAN FORMALIN DAN BORAKS PADA BAKSO KUAH PEDAGANG KELULING KOTA PAYAKUMBUH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAYLA YUSI RAHMAH NASUTION</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Paramedik Veteriner</publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">PUM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bakso kuah merupakan salah satu produk olahan hasil ternak bergizi tinggi. Namun, tingginya minat terhadap bakso sering dimanfaatkan oleh sebagian produsen yang tidak bertanggung jawab dengan menambahkan bahan kimia berbahaya seperti formalin sebagai pengawet dan boraks sebagai pengenyal. Proyek usaha mandiri dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan formalin dan boraks pada bakso di Kota Payakumbuh yang dilaksanakan pada bulan Oktober sampai bulan November 2025. Kegiatan ini telah memeriksa sampel sebanyak 26 sampel yang berasal dari pedagang di Kota Payakumbuh. Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Penyakit dan Kesehatan Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Metode ini dilakukan dengan menggunakan tes kit formalin yang memberikan hasil identifikasi melalui perubahan wana ungu dan AgNO3 memberikan hasil identifikasi endapan putih.

Hasil pemeriksaan tersebut terdapat 61,54% (16/26) sampel positif pada uji tes kit atau adanya formalin pada bakso, dan ada sebanyak 92,31% (24/26) sampel positif terhadap AgNO3 atau adanya boraks pada bakso.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">23153211012</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>41028</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 10:49:50</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 10:50:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>