<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="41036">
<titleInfo>
<title>IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI (HELMINTHIASIS) SALURAN PENCERNAAN PADA SAPI KELOMPOK TANI ARGA DI KECAMATAN SUNGAI TARAB KABUPATEN TANAH DATAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HUTRIGUSIA REZA PRAMUDITA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Paramedik Veteriner</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">PUM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini dilakukan untuk mengkaji identifikasi dan prevalensi infestasi parasit cacing, yang mencakup cestoda, nematoda, dan trematoda, pada sapi Simental dan Limousin di Kelompok Tani Arga Kecematan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Parasit cacing yang menyerang saluran pencernaan dapat menyebabkan penurunan produktivitas ternak, termasuk penurunan berat badan, pertumbuhan, dan daya tahan tubuh ternak. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tingkat identifikasi dan prevalensi parasit ini guna mengelola kesehatan ternak secara lebih baik.

PUM ini dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh selama periode 28 September hingga 22 Oktober 2025. Sebanyak 50 sampel feses diambil dan diperiksa menggunakan metode apung dan Parfitt and Banks, yang merupakan teknik yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan helminthiasis atau telur cacing dalam feses sapi.

Hasil Proyek Usaha Mandiri (PUM) menunjukkan bahwa di temukan telur cacing trematoda sebesar 32% dengan jenis Paramphistomum sp. (16%) dan Fasciola sp. (16%), Jenis Nematoda ditemukan Haemonchus sp. (4%), sementara cestoda tidak ditemukan pada pameriksaan ini. Prevalensi total infestasi helminthiasis mencapai 32% dari 50 sampel feses sapi. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa prevalensi parasit lebih tinggi pada sapi betina, yang mencapai 33,3%, dibandingkan dengan sapi jantan yang hanya 30,4%. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan prevalensi berdasarkan jenis kelamin dan pemberian obat cacing yang berbeda antara sapi jatan dan betina.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">23253212021</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>41036</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 12:01:30</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 12:02:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>