<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="41039">
<titleInfo>
<title>KEJADIAN KECACINGAN SALURAN PENCERNAAN PADA ULAR SANCA (Malayopython reticulatus) DI KOMUNITAS REPTIL PAYAKUMBUH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AHSANUL KHOLIQIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Paramedik Veteriner</publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">PUM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Ular sanca (Malayopython reticulatus) merupakan salah satu jenis ular tidak berbisa yang banyak dipelihara sebagai hewan eksotik di Indonesia. Namun, dalam pemeliharaannya, ular ini sering mengalami gangguan kesehatan pada saluran pencernaan akibat infeksi parasit cacing. Proyek Usaha Mandiri ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacing yang menginfeksi saluran pencernaan ular sanca di Komunitas Reptil Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan terhadap enam ekor ular sanca dengan metode pengumpulan feses segar. Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh menggunakan dua metode, yaitu metode apung (flotasi) dengan larutan NaCl jenuh dan metode natif.

Hasil pemeriksaan 6 sampel feses menunjukkan 5 sampel positif dan 1 sampel negatif, dari 5 sampel tersebut didapati 1 sampel yang positif 2 jenis cacing yaitu Oxyuris sp dan Ascaridia sp. Infeksi tersebut berpotensi menurunkan kondisi kesehatan ular akibat gangguan pencernaan dan kehilangan nutrisi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan masyarakat pecinta reptil mengenai pentingnya pemeriksaan parasit internal pada ular peliharaan serta menjaga kebersihan kandang untuk mencegah infeksi ulang.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">23253213040</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>41039</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 12:21:47</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 12:22:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>