<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="41116">
<titleInfo>
<title>PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN RAMBUT PADA KELINCI PERSILANGAN FUZZY</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NELFITA TRI ULANDARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Paramedik Veteriner</publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">PUM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kelinci merupakan salah satu ternak yang digemari oleh masyarakat. Masalah yang sering terjadi dalam pemeliharaan kelinci berupa kerontokan rambut. Salah satu alternatif untuk mengatasi kerontokan rambut yang mudah didapatkan yaitu pemanfaatan herbal. Herbal yang digunakan dalam Proyek Usaha Mandiri ini adalah daun belimbing wuluh. Proyek Usaha Mandiri ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan ekstrak daun belimbing wuluh terhadap pertumbuhan rambut pada kelinci.

Kegiatan Proyek Usaha Mandiri ini telah dilakukan pada bulan September sampai Oktober 2025 di Laboratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Pada kegiatan Proyek Usaha Mandiri ini dilakukan pemeliharaan kelinci sebanyak 4 ekor yang di mana rambut pada bagian punggung kelinci dibagi menjadi 2 bagian yaitu kanan sebagai kelompok perlakuan dan kiri sebagai kelompok kontrol. Parameter yang diamati yaitu panjang pertumbuhan rambut (mm) yang diukur pada kelompok perlakuan dan kontrol pada hari ke-5, 10 dan 15.

Berdasarkan hasil pengamatan dilakukan pengukuran rambut pada hari ke-5 dengan rata-rata panjang rambut kelinci pada kelompok perlakuan 5,21 mm, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 4,62 mm. Pada hari ke-10 rata-rata panjang rambut kelinci pada kelompok perlakuan 7,87 mm, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 7,80 mm. Pada hari ke-15 rata-rata panjang pertumbuhan rambut kelinci pada kelompok perlakuan 13,02 mm, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 12,13 mm. hal ini menunjukkan pertumbuhan rambut lebih tinggi di kelompok perlakuan dan pemberian esktrak daun belimbing wuluh memberikan efek positif serta berpotensi mempercepat regenerasi rambut pada kelinci.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">23153212027</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>41116</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-26 11:58:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-26 14:17:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>