<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="41126">
<titleInfo>
<title>IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI HELMINTHIASIS PADA SAPI SIMMENTAL DI NAGARI BUKIK LIMBUKU</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANGGA RISANDI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Payakumbuh</placeTerm></place>
<publisher>Paramedik Veteriner</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"></languageTerm>
<languageTerm type="text"></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">PUM</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Sapi memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena dapat menghasilkan produk berupa daging maupun susu. Produk tersebut merupakan unsur yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan makanan. Daging dan susu sapi menjadi salah satu sumber protein hewani yang dibutuhkan oleh tubuh. Hadirnya peternak sapi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan persediaan daging dan susu. PUM ini bertujuan mengetahui cacing apa saja yang berada disaluran pencernaan sapi simmental di Nagari Bukik Limbuku. Menilai tingkat prevalensi telur cacing yang berada disaluran pencernaan sapi Simmental di Nagari Bukik Limbuku.

PUM ini menggunakan 50 ekor sapi yang diambil fesesnya yang masing masing sapi diambil sebanyak 6 g feses. Feses langsung diambil melalui rektum dengan menggunakan sarung tangan plastik. Langsung dimasukkan kedalam botol sampel yang telah diisi menggunakan formalin 10%. Kegiatan Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini telah dilaksanakan pada pada bulan Oktober sampai Desember 2025. Pengambilan sampel dilakukan di Nagari Bukik Limbuku dan Identifikasi dilakukan di Labaratorium Kesehatan dan Penyakit Hewan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Dengan menggunakan 3 metode yaitu Natif, Apung dan Parfit And Banks.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Helminthiasis yang menyerang hanya 2 kelompok yaitu kelompok Nematoda dan Trematoda, sedangkan kelompok Cestoda tidak ditemukan. Dengan Prevalensi yaitu 50% dengan jorong terbanyak yaitu Koto Malintang dengan prevalensi 20%.</note>
<subject authority=""><topic>paramedik veteriner</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">23253211003</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>41126</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 08:39:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 08:40:14</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>