<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4357">
<titleInfo>
<title>ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN PADI ( Oriza sativa L.) DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DI GUNUNG KIDUL  DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FAJAR PADRI NBP: 1201323030</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Padi (Oriza sativa L.) merupakan bahan makanan pokok sehari-hari padarnkebanyakan penduduk di negara Indonesia.  Padi merupakan komoditas utamarnyang berperan sebagai pemenuh kebutuhan pokok karbohidrat bagi manusia. rnProduksi padi yang ditanam di daerah tadah hujan seperti Gunung Kidul masihrnrendah, sedangkan kebutuhan akan padi selalu meningkat.  Hal ini terjadi karenarnkondisi lingkungan yang kurang sesuai seperti ketersediaan air, tanah sehinggarnmenurunkan daya adaptasi tanaman dan juga sistem penanaman yang belum baik   rnUntuk meningkatkan kemampuan adaptasi yang baik agar hasil produksirntinggi, salah satu upaya yang dilakukan yaitu penggunaan varietas unggul sepertirnVarietas Ciherang dan IR64 dengan  sistem tanam jajar legowo.  VarietasrnCiherang dan IR64 baik ditanam di dataran rendah sampai 500 m dpl.   Jajarrnlegowo adalah suatu rekayasa teknologi untuk mendapatkan populasi tanamanrnlebih banyak.  Penerapan jajar legowo selain meningkatkan populasi pertanaman,rnjuga mampu menambah kelancaran sirkulasi sinar matahari dan udara disekelilingrntanaman pinggir, sehingga tanaman dapat berfotosintesa lebih baik (Balitbang tan,rn2013). rnPercobaan dilaksanakan mulai Maret sampai Juni 2015 di Dusun SawahanrnDesa Bleberan Kecamatan Playen Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. rnPerlakuan yang diterapkan yaitu membandingkan varietas Ciherang dengan IR64rndengan sistem tanam jajar legowo  dengan jarak tanam 20 x 20 x 30 cm.  Luasrnareal tanam untuk masing-masing varietas yaitu 400 m².  Pengamatan dilakukanrnsebanyak 20 sampel yang diambil secara acak pada masing-masing varietas. rnParameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlahrnmalai/rumpun, jumlah biji/malai, jumlah gabah bernas, % gabah bernas, bobotrn1000 biji dan produksi/ha. rnDari pengamatan vegetatif tanaman padi varietas Ciherang dan IR64,rndiketahui bahwa tinggi tanaman dan jumlah anakan tidak berbeda nyata menurutrnuji t Student. Komponen hasil (jumlah malai per rumpun, jumlah biji per malai,rnjumlah gabah bernas, bobot 1000 butir (gr) dan produksi varietas Ciherang danrnIR64  (Tabel 2), sangat berbeda nyata berdasarkan hasil uji t Student.  Hasilrnproduksi varietas Ciherang yaitu 6,8 ton/ha dan IR64 4,6 ton/ha (VarietasrnCiherang lebih cocok di tananam di daerah Gunung Kidul dibanding denganrnVarietas IR64). rn</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4357</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>