<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4495">
<titleInfo>
<title>PERBANYAKAN TANAMAN KUMIS KUCING ( Orthosiphon Aristatus )DENGAN MEMBANDINGKAN STEK BATANG BAWAH,  TENGAH, DAN BAGIAN PUCUK</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUHAMMAD RIDHO NBP. 1201382041</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2015</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Laporan Tugas Akhir</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Kumis kucing merupakan tanaman obat berbatang basah yang tegak. rnTanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar kernwilayah Asia dan Australia. Daun kumis kucing basah maupun kering digunakanrnsebagai bahan obat-obatan. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagairnobat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untukrnmengobati rematik. Perbanyakan tanaman kumis kucing dilakukan dengan dua cararnyaitu generatif dan vegetatif. rnPelaksanaan percobaan praktek (PKPM) ini bertujuan untuk: Mengetahuirnteknik perbanyakan tanaman biofarmaka (kumis kucing ) dengan membandingkanrnstek pangkal, batang tengah, dan bagian pucuk. Dapat membandingkan pertumbuhanrntanaman mana yang baik diantara tiga perlakuan stek tersebut. PelaksanaanrnPercobaan di mulai pada bulan Maret 2015 sampai dengan bulan Juni 2015. Tempatrnpelaksanaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat,rnSukarami, Kabupaten Solok. rnPada kegiatan perbanyakan stek tanaman kumis kucing yang sudah dijalani,rntidak dilakukan pengendalian hama dan penyakit. Selama kegiatan berlangsung hamarndan penyakit yang menyerang tanaman tidak ada, hal ini disebabkan karenarnpenanaman kumis kucing ditanam didalam rumah kawat yang selalu tertutup. Itulahrnsalah satu faktor yang menyebabkan hama dan penyakit tidak menyerang.rnPerbanyakan tanaman kumis kucing dengan membandingkan stek pangkal, batangrntengah, dan bagian pucuk memiliki teknik atau metode pengerjaan yang sama, sepertirndari pembuatan media tanam sampai dilakukannya pemeliharaan.  rnPerbanyak tanaman kumis kucing menggunakan stek pangkal, batang tengahrndan bagian pucuk, pertumbuhan yang terbaik adalah stek pucuk dibandingkan denganrnstek batang tengah dan pangkal. Dimana stek pucuk memiliki kandungan hormonrnauksin dan giberelin yang terbanyak, berfungsi sebagai perangsang pertumbuhanrntinggi tanaman, panjang akar dan jumlah akar. Sebaiknya dalam melakukanrnperbanyakan stek dapat menggunakan stek pucuk. Karena pada bagian pucuk sangatrnbanyak terdapat hormon auksin dan giberelin, yang mampu merangsang pertumbuhanrntanaman. rnrnKata Kunci : Stek, Kumis Kucing, Perbanyakan.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Digital LTA dan PUM PPNP</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4495</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-14 14:16:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>